AYOJAKARTA.COM -- Kontrol diri adalah kemampuan untuk mengatur dan mengubah respons untuk menghindari perilaku yang tidak diinginkan, meningkatkan perilaku yang diinginkan, dan mencapai tujuan jangka panjang.
Dikutip dari Make Me Better, jika kamu memiliki kebiasaan-kebiasaan berikut, itu menandakan bahwa kamu memiliki kontrol diri yang baik dalam mengelola emosi.
Penelitian telah menunjukkan bahwa memiliki pengendarian diri dapat menjadi penting untuk kesehatan dan kesejahteraan.
Baca Juga: Pantes Banyak Penggemar, Ini 6 Tanda Kamu Memiliki Inner Beauty yang Terpancar dari Sikapmu
Tujuan umum seperti menurunkan berat badan, berolahraga secara teratur, makan sehat, tidak menunda-nunda, menghentikan kebiasaan buruk, dan menabung hanyalah beberapa ambisi berharga yang diyakini orang membutuhkan pengendalian diri.
Orang sering menggunakan berbagai istilah untuk pengendalian diri, termasuk disiplin, tekad, ketabahan, kemauan keras, dan ketabahan. Psikolog biasanya mendefinisikan pengendalian diri sebagai:
- Kemampuan mengendalikan perilaku untuk menghindari godaan dan mencapai tujuan
- Kemampuan untuk menunda kepuasan dan menolak perilaku atau dorongan yang tidak diinginkan
- Sumber daya terbatas yang dapat habis
1. Hilangkan godaan
Kita tidak terikat untuk secara konsisten menolak godaan, sebuah penelitian menemukan bahwa cara kebanyakan orang melawan godaan adalah dengan menghilangkan godaan.
Menurut sebuah studi oleh American Psychological Association, "melatih pengendalian diri melalui latihan berulang tidak menghasilkan peningkatan umum dalam pengendalian diri."
Baca Juga: 7 Ciri Orang Cerdas dan Jenius Dilihat dari Wajahnya, Punya Sorot Mata Seperti Ini
Jika orang tidak terprogram untuk memiliki pengendalian diri, bagaimana orang yang disiplin bisa ada? Mereka menghilangkan godaan, menciptakan pengendalian diri tanpa usaha.
Alih-alih berjuang melawan godaan, singkirkan godaan itu. Siapkan diri Anda untuk sukses dengan mengelola diri sendiri dan lingkungan Anda dengan menghilangkan godaan.
Ini membantu untuk membuat keputusan secara otomatis dan memperkuat diri sendiri, sehingga Anda dapat fokus pada prioritas dan keputusan yang lebih penting.
2. Ukur Kemajuan Anda
Apa yang diukur akan dikelola. Memantau kemajuan Anda membuat Anda tetap fokus pada tujuan Anda. Pemantauan membantu kita menjadi ahli dalam perilaku kita sendiri, dan itu membuat kebiasaan menjadi lebih mudah untuk diatur dan diubah.
Baca Juga: Klaim BPJS Ketenagakerjaan Makin Mudah Anti Ribet via Online, Begini Caranya
3. Motivasi
Semakin Anda menginginkan tujuan, semakin besar kemungkinan Anda bersedia melakukan upaya dan pengorbanan yang diperlukan untuk mencapainya.
Kekuatan komitmen orang terhadap sesuatu bergantung pada nilainya bagi mereka dan kemungkinan bahwa nilai itu akan benar-benar terjadi (Value*Likelihood).
Hubungan antara kedua faktor ini bersifat multiplikatif. Artinya tidak akan ada motivasi untuk mengejar tujuan jika nilai tujuan itu nol, betapapun tinggi kemungkinan berhasilnya. Demikian pula, tidak akan ada motivasi jika peluang yang diharapkan cukup rendah.
4. Pelajari Cara Mengelola Stres
Berhenti dan mengambil napas dalam-dalam membantu detak jantung Anda melambat, yang membantu Anda rileks saat ini. Pastikan untuk berolahraga secara teratur, makan dengan baik dan pastikan Anda cukup tidur. Itu semua meningkatkan fokus, fungsi kognitif dan kesehatan Anda.
Baca Juga: 5 Tanda Orang Cerdas Menurut Psikologi, Salah Satunya Overthinking dan Suka Menyendiri Lho
Anda membuat keputusan yang buruk saat gula darah Anda rendah dan Anda kurang tidur. Olahraga membantu Anda tidur lebih baik dan membantu Anda disiplin dengan diet Anda.
Mempelajari cara mengelola stres dengan cara yang sehat memastikan Anda memiliki energi untuk terus bekerja keras saat pekerjaan dan kehidupan terasa membebani.
5. Prioritaskan Hal
Buat daftar tugas untuk setiap hari, minggu, dan bulan, jadi saat Anda merasa kewalahan, Anda tahu bahwa Anda membuat kemajuan dan melakukan yang terbaik yang Anda bisa.
Itu membuat Anda merasa lebih memegang kendali, karena merasa kewalahan dan seolah-olah hal-hal di luar kendali Anda hanya menyebabkan disorganisasi, stres, dan waktu yang terbuang percuma.
6. Maafkan Diri Anda
Anda akan gagal, gagal adalah bagian dari kehidupan. Maafkan diri Anda dan lanjutkan hidup. Menyalahkan diri sendiri dan khawatir tidak menghasilkan apa-apa, itu hanya membuang-buang energi. Winston Churchill pernah menulis, "Sukses terdiri dari kegagalan demi kegagalan tanpa kehilangan antusiasme."
Delapan puluh persen untuk mencapai tujuan adalah sikap Anda. Sikap yang baik adalah pekerja yang bahagia, dan Anda perlu belajar bagaimana bekerja keras dengan bahagia jika Anda ingin membangun kontrol diri yang baik dan mencapai tujuan yang ambisius.

Share this article
Kontrol diri adalah kemampuan untuk mengatur dan mengubah respons untuk menghindari perilaku yang tidak diinginkan demi dan mencapai tujuan.