AYOJAKARTA.COM -- Setiap manusia dewasa pasti memiliki sisi inner child yang dibawa dari masa kecil.
Inner child merupakan gambaran sifat kekanak-kanakan pada diri seseorang yang telah berusia atau dewasa.
Bagaimana masa kecil yang telah dijalani akan mempengaruhi inner child seseorang.
Apa yang terjadi di masa lalu penuh dengan duka maka akan membuat seseorang menjadi pribadi yang penuh kenangan pahit dan luka.
Hal ini bisa menyebabkan seseorang memiliki luka inner child.
Ada empat jenis luka inner child yang perlu diketahui dikutip ayojakarta.com dari TikTok @rilivapp, Rabu (13/9/2023).
Baca Juga: 5 Rekomendasi Buku Latihan Tes CPNS 2023, Lengkap dan Dapat Kamu Miliki Segera, Buruan Beli
1. Luka karena sering diabaikan (Abandonment Wound)
Jenis luka inner child yang pertama yaitu luka karena sering diabaikan atau abandonment wound.
Luka ini biasanya terjadi karena ditinggalkan atau dibuang orang yang disayang.
Seperti kematian orang terdekat, perpisahan orang tua hingga ditinggalkan teman terdekat bisa membuat seseorang mengalami luka ini.
Tak hanya itu, luka ini bisa muncul karena hal kecil yang dilakukan berulang kali dan menyebabkan mereka merasa sendirian serta ditinggalkan.
Orang yang memiliki luka ini akan mudah merasa takut apabila sendirian, mudah sedih dan sangat sensitif mengenai kepergian orang lain.
Mereka yang mengalami luka ini lebih memilih melakukan hal yang merugikan diri sendiri agar bisa menyenangkan hati orang lain.
Mereka menganggap jika melakukan hal ini bisa membuat dirinya tidak ditinggalkan.
Baca Juga: 2 Fitur WhatsApp Business untuk Optimalkan Penjualan yang Wajib Diketahui, Sudah Coba Belum?
2. Luka karena sering disalahkan (Guilt Wound)
Luka inner child selanjutnya yang mungkin saja kamu alami yaitu luka karena sering disalahkan atau guilt wound.
Luka ini terjadi karena di masa lalu memiliki perasaan bersalah mendalam.
Biasanya hal ini terjadi ketika seseorang yang kamu cintai memiliki rasa kecewa terhadapmu.
Orang yang memiliki luka ini akan mudah merasa ketakutan, selalu membatasi diri, sensitif, selalu menyalahkan diri sendiri hingga merasa bersalah meskipun tidak pernah melakukan kesalahan.
Mereka juga sering kali merasa bertanggung jawab penuh atas perasaan orang lain.
Baca Juga: Tata Cara Salat Tolak Bala, Begini Niat Salat Rebo Wekasan Lengkap Beserta Doanya
3. Luka karena sering ditelantarkan (Neglect Wound)
Luka karena sering ditelantarkan merupakan salah satu jenis luka inner child yang mungkin saja kamu miliki.
Luka ini terjadi karena adanya pengabaian dari orang-orang terdekat.
Pengabaian yang selalu diterima ketika masih kecil akan terbawa hingga dewasa.
Mereka yang memiliki jenis luka ini biasanya memiliki perasaan tidak berharga dan tidak layak untuk dicintai.
Selain itu, mereka juga sering menahan emosi hingga merasa ketakutan ketika tiba-tiba menjadi seseorang yang berharga dan dicintai.
Baca Juga: Contoh Surat Lamaran CPNS 2023 Simple dan Bisa Jadi Referensi, Lengkap dengan Rincian Dokumen
4. Luka karena sering diragukan (Trust wound)
Jenis luka inner child yang terakhir yaitu luka karena sering diragukan atau trust wound.
Luka ini muncul karena adanya pengkhianatan atau rusaknya kepercayaan yang diakibatkan kerana orang terdekat di masa kecil.
Mereka yang memiliki luka ini akan sering mengalami ketakutan disakiti, tidak percaya diri sendiri dan orang sekitar serta selalu merasa rendah diri.
Selain itu, mereka yang memiliki trust wound akan mudah curiga dalam hal apapun.
Hal ini membuat mereka selalu bersikap waspada dengan apa yang terjadi di sekitarnya.
Jika kamu merasa memiliki jenis luka di atas dan tidak bisa mengatasinya sendirian, cobalah meminta bantuan profesional agar bisa segera ditangani dengan tepat.
Demikian informasi mengenai jenis luka inner child yang mungkin saja bisa kamu miliki, semoga bermanfaat.***

Share this article
Berikut ini empat jenis luka inner child yang mungkin saja kamu alami saat kecil, apa sajakah? cek di sini!