AYOJAKARTA.COM – Apakah kamu pernah mendengar istilah NPD? Istilah merupakan sebuah gangguan kepribadian yang bisa menjangkiti banyak orang.
NPD atau Narcissistic Personality Disorder adalah suatu kondisi kesehatan mental dimana seseorang percaya bahwa dia lebih baik daripada orang lain.
Meskipun banyak orang yang memiliki sifat narsistik, orang dengan NPD memiliki masalah yang mempengaruhi kehidupan, hubungan, dan keseharian mereka.
Orang yang mengidap NPD mungkin terlihat sombong, dengan citra diri yang tinggi, dan mengabaikan perasaan orang lain.
NPD merupakan bagian dari kelompok gangguan kepribadian dengan gejala emosi yang intens, tidak stabil, dan citra diri yang menyimpang.
Gangguan kepribadian ini biasanya dimulai pada masa dewasa awal dan lebih banyak diidap oleh pria daripada wanita.
Baca Juga: Begini Karakter Orang yang Lahir di Bulan Maret, Salah Satunya Mirip Albert Einstein
Narsisme, Tiper Kepribadian Narsistik, dan NPD
Setiap orang bisa menunjukkan narsisme dari waktu ke waktu, merasa penting atau tidak menunjukkan empati, atau bersikap egois, agresif, atau tidak peka.
Pada kasus yang ekstrem, orang mungkin memiliki tipe kepribadian narsistik, yang berarti mereka merasa sangat berhak, tetapi perilaku mereka masih normal.
NPD merupakan penyakit mental yang mempengaruhi semua bidang kehidupan, karena gejalanya bisa muncul di rumah maupun di lingkungan pekerjaan.
Sangat sulit bagi orang lain untuk menoleransi gejala NPD, yang bisa berakibat penderitanya terisolasi.
Perbedaan NPD dan narsisme pada umumnya adalah bahwa NPD tidak berubah seiring waktu, dan tidak disebabkan oleh kondisi medis atau obat-obatan.
Apa Saja Gejala-gejala NPD?
Orang yang mengidap NPD memiliki perasaan sangat berlebihan tentang pentingnya diri mereka.
Gejala-gejala utama NPD adalah:
· Merasa superior atau perasaan yang merasa unggul dalam berbagai bidang.
· Berfantasi tentang kekuasaan, kecantikan, kesuksesan, kecerdasan, dan membesar-besarkan prestasi serta kemampuan.
· Terus menerus mencari perhatian dan kekaguman.
· Menjadi sangat sensitif terhadap stres.
· Superioritas, terutama terhadap orang yang dianggap lebih rendah dalam status.
· Rasa memiliki hak yang berlebihan.
· Obsesi dalam status sosial maupun kelas-kelas masyarakat.
· Percaya bahwa orang lain iri pada pencapaian mereka.
· Kebanggaan besar terhadap pencapaian anak-anak atau keluarga mereka, mengharapkan pujian dan pengakuan terus menerus atas pencapaian.
· Memiliki tujuan yang tidak realistis.
Orang dengan gangguan NPD mengalami kesulitan dalam menangani kritik dan mudah merasa sakit hati.
Mereka mungkin tidak dapat mengakui bahwa mereka telah melakukan kesalahan dan dapat menjadi sangat marah jika perintah atau usulan mereka tidak diikuti oleh orang lain.

Share this article
NPD merupakan bagian dari kelompok gangguan kepribadian dengan gejala emosi yang intens, tidak stabil, dan citra diri yang menyimpang.