AYOJAKARTA.COM - Psikologi antara self love dan selfish (egois) dalam kepribadian seseorang.
Self love adalah membentuk kepribadian seseorang, yang memungkinkan seseorang untuk merasa berharga.
Selain itu juga menerima diri sendiri dengan semua kelebihan dan kekurangannya.
Tak hanya itu, sikap self love akan berusaha untuk tumbuh dan berkembang secara positif.
Baca Juga: Tips Psikologi: Kamu Cemas? Jangan Minum Kopi! Ini Kata Psikolog
Di sisi lain, selfish atau egois cenderung mengutamakan kepentingan pribadi dan mengabaikan orang lain atau lingkungan sekitar.
Apakah kamu egois atau mencintai diri sendiri?
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal Youtube Jiemi Ardian, Minggu (7/4/2024) berikut perbedaan antara self love dan selfish:
1. Selfish (egois).
- Kepribadian selfish akan fokus pada kepentingan diri sendiri tanpa memperhatikan orang lain dan lingkungan sekitar.
- Tujuan utamanya adalah untuk memuaskan diri sendiri tanpa memperhitungkan dampaknya pada orang lain.
- Mengabaikan perasaan, kebutuhan, dan kesejahteraan orang lain demi kepuasan pribadi.
- Tindakan egois seringkali menghasilkan isolasi sosial dan hubungan yang buruk dengan orang lain.
2. Self-love (mencintai diri sendiri).
- Orang yang punya kepribadian self love akan menghargai diri sendiri dan memperlakukan diri dengan baik.
- Menetapkan batasan yang sehat untuk menjaga kesejahteraan pribadi.
- Memiliki pemahaman yang dalam tentang kebutuhan dan keinginan diri sendiri serta memperlakukan diri dengan penuh kasih sayang dan penghargaan.
- Tindakan self-love tidak mengabaikan orang lain, justru memperhitungkan kesejahteraan orang lain.
Tentu, berikut adalah contoh nyata dari self-love dan perilaku egois:
Baca Juga: Tips Psikologi: Kamu Sering Bermimpi tentang Bayi, Ini Maknanya Menurut Psikolog
Contoh Self Love:Sarah adalah seorang wanita yang mempraktikkan self-love dengan cara yang sehat.
Dia memberi dirinya waktu untuk merawat diri dengan melakukan olahraga, menjaga pola makan sehat, dan merawat kebutuhan emosionalnya dengan meditasi dan jurnal.
Sarah memiliki hubungan yang sehat dengan dirinya sendiri, menerima kelebihan dan kekurangannya dengan penuh kasih sayang.
Dia juga memperlakukan orang lain dengan baik dan berusaha untuk membantu mereka saat memungkinkan, tanpa mengorbankan kesejahteraannya sendiri.
Baca Juga: Tes Psikologi: Apakah Kamu Orang yang Tenang atau Berjiwa Petualang, Buktikan Lewat Tes Berikut!
Contoh Selfish: Michael adalah seorang pria yang cenderung berperilaku egois.
Ketika rencana bersama teman - temannya bertentangan dengan keinginannya sendiri, dia akan memaksa kehendaknya tanpa memperhitungkan perasaan orang lain.
Michael juga cenderung menyalahkan orang lain ketika sesuatu tidak berjalan sesuai keinginannya, tanpa mempertimbangkan perspektif atau perasaan mereka.
Kamu dapat memahami apakah sedang berusaha untuk mencintai diri sendiri (self love) atau hanya mementingkan diri (selfish).***

Share this article
Self Love merupakan membentuk kepribadian seseorang untuk merasa berharga, lantas apa bedanya dengan selfish?