AYOJAKARTA.COM - Mendengar nama Ondel-ondel, terlintas dalam pikiran tertuju pada tokoh kawakan Benyamin Sueb.
Diketahui, Benyamin Sueb telah mempopulerkan Ondel-ondel sebagai kesenian tradisional Betawi pada 1970-an.
Dari situlah, Ondel-ondel asli Betawi semakin dikenal masyarakat luas hingga luar daerah.
Baca Juga: Spesifikasi Nubia Focus Pro 5G, HP Rp3 Jutaan Ini Tawarkan Fitur Kamera Terbaik Dikelasnya
Kesenian tradisional ini berupa boneka raksasa setinggi 2-3 meter yang juga dikenal sebagai ikon Kota Jakarta.
Dahulu, ondel-ondel sering mengisi berbagai acara hiburan bahkan berfungsi menolak bala.
Selain itu, ada beberapa fakta menarik tentang ondel-ondel yang bisa kalian ketahui selain menjadi ikon Kota Jakarta.
1. Ondel-ondel sebagai simbol keberanian, solidaritas, dedikasi, dan gotong royong.
2. Sebagai sebuah seni pertunjukan yang berfungsi menghibur masyarakat.
3. Biasanya akan ditampilkan bersama pencak silat bersama iringan musik tanjidor.
4. Wajah ondel-ondel laki-laki berwarna merah sedangkan perempuan berwarna putih.
Karakter ini biasanya ditampilkan berdampingan, antara laki-laki dan perempuan yang melambangkan keseimbangan dan harmoni.
5. Perpaduan atau akulturasi budaya dari berbagai suku, yaitu Bali, Tiongkok, dan Portugal.
6. Dalam prosesi tertentu, ondel-ondel juga digunakan untuk mengusir roh jahat dan melindungi masyarakat dari malapetaka.
Seiring perkembangan zaman, kesenian tradisional Betawi ini lebih sering ditampilkan dalam acara budaya dan pesta rakyat.
Kehadirannya menjadi simbol kegembiraan dan kebudayaan Betawi yang harus dilestarikan bersama.***

Share this article
Diketahui, Benyamin Sueb telah mempopulerkan Ondel-ondel sebagai kesenian tradisional Betawi pada 1970-an, ini fakta menariknya