AYOJAKARTA.COM - Puasa Syawal setelah sebelumnya kita berpuasa 30 hari di bulan Ramadhan adalah ibadah istimewa yang pahala dan kebaikannya banyak sekali.
Selama sebulan penuh umat Islam berpuasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari, menahan lapar, haus dan hawa nafsu kini ditambah lagi dengan puasa 6 har dibulan syawal untuk lebih menyempurnakan.
Tahukah bahwa di balik nilai spiritual berpuasa juga menawarkan banyak sekali manfaat bagi kesehatan kita khususnya dalam mereset hormon tubuh.
Dalam dunia kesehatan modern banyak menyebut konsep intermittent fasting atau puasa panjang yang semakin populer punya manfaat besar yang terbukti secara ilmiah.
Menariknya puasa Ramadhan memiliki prinsip serupa dengan intermittent fasting.
Jika dilakukan dengan benar maka puasa kita dapat menjadi momen untuk detoksifikasi tubuh sekaligus mereset hormon.
Saat seseorang sedang berpuasa terutama dalam jangka waktu tertentu atau dengan intermittent fasting maka tubuh akan melakukan berbagai penyesuaian hormonal.
Salah satunya yang terjadi adalah peningkatan hormon insulin sensitivity yang membantu mengontrol kadar gula darah kita.
Selain itu hebatnya hormon yang berperan dalam mengatur rasa lapar ternyata juga mulai beradaptasi sehingga nafsu makan lebih terkontrol.
Lebih jauh lagi puasa panjang mendorong tubuh memproduksi hormon pertumbuhan (HGH) yang lebih tinggi.
Hormon ini yang berperan penting dalam pembakaran lemak, peningkatan massa otot, hingga perbaikan sel-sel tubuh.
Berikut Merupakan Manfaat Menerapkan Intermittent Fasting dalam Puasa Jika dilkukan dengan Benar
Jika ingin mendapatkan manfaat kesehatan optimal selama berpuasa maka bisa mengadaptasi pola intermittent fasting dengan beberapa manfaat utamanya:
1. Bisa Meningkatkan Kesehatan Jantung
Puasa lebih lama terbukti membantu menurunkan kolesterol serta tekanan darah dan risiko penyakit jantung.
2. Menurunkan Berat Badan dan jga Lemak Tubuh
Tubuh kita menggunakan cadangan lemak sebagai sumber energi, sehingga berat badan turun secara alami.
3. Dapat Memperbaiki Fungsi Otak
Produksi hormon selama puasa bisa mendukung kesehatan otak sertameningkatkan memori dan konsentrasi.
4. Meningkatkan Sistem Imunitas Kita Lebih Baik
Puasa jika benar dapat memicu regenerasi sel darah putih baru yang membantu melawan infeksi.
5. Meremajakan Sel Tubuh dan Buat Awet Muda
Proses autophagy terjadi saat puasa yaitu pembersihan sel-sel rusak di tubuh sehingga tubuh lebih sehat dan bugar.
Agar manfaat puasa lebih terasa lag maka amat penting untuk berbuka secukupnya dan hindari makan berlebihan dan jangan malah jadi kalap atau rakus.
Pilih menu sahur serta berbuka puasa yang lebih sederhana saja seperti buah, sayur, dan air putih karena ini akan membantu tubuh tetap ringan dan metabolisme berjalan optimal.

Share this article
Puasa Syawal setelah sebelumnya kita berpuasa 30 hari di bulan Ramadhan adalah ibadah istimewa yang pahala dan kebaikannya banyak sekali.