Setelah Fenomena Rojali dan Rohana, Muncul Istilah Lain yang Membuat Psikolog Klinis Ikut Berkomentar, Ini Daftarnya

Ilustrasi Belanja
Ilustrasi Belanja

AYOJAKARTA.COM – Di tengah situasi ekonomi Indonesia yang masih berusaha untuk pulih, diksi atau istilah unik seperti Rojali dan Rohana bermunculan sebagai bentuk ekspresi sosial.

Kemunculan istilah Rojali dan Rohana selain merupakan bentuk ekspresi ekonomi, juga dianggap oleh sejumlah Psikolog sebagai bentuk adanya ketimpangan dan hirarki sosial.

Keinginan untuk terlibat secara sosial dan pemanfaatan fasilitas di pusat perbelanjaan, mendorong lahirnya istilah Rojali dan Rohana.

Baca Juga: Trailer Avatar: Fire and Ash Akhirnya Dirilis, Ada Dunia Pandora Baru yang Terungkap

Lahir dari rahim perspektif sosial, istilah Rohana merujuk pada kebiasaan pengunjung di pusat perbelanjaan yang berarti Rombongan Hanya Bertanya.

Selain diasumsikan dengan Bertanya, sebagian kalangan juga menyepakati bahwa Rohana memiliki makna Rombongan Hanya Narsis atau sekedar ingin terlihat mewah.

Menurut Kasandra Putranto selaku Psikolog Klinis, istilah-istilah yang bermunculan di jagat maya memiliki beragam aspek dan lahir dari berbagai kondisi pribadi.

Menjadi makhluk sosial sekaligus pribadi dalam saat bersamaan, menurut Kasandra membuat banyak orang memiliki kecenderungan berbeda-beda sehingga menjadi fenomena.

Baca Juga: Masih Jadi Opini, Benarkah Pemberian Amnesti dan Abolisi Bentuk Isyarat Perlawanan Prabowo Terhadap Hegemoni Jokowi?

Selama tidak dijadikan sebagai sebuah penghakiman atau label, Kasandra menilai istilah tersebut sah-sah saja dijadikan sebagai suatu pernyataan.

Namun demikian, Kasandra tidak menampik bahwa bagi sebagian orang mendapatkan validasi dari eksternal atau luar diri merupakan suatu keharusan dan kebutuhan.

Keinginan untuk tetap bisa merasakan hidup lewat pujian dan pengakuan orang lain agar tidak terlihat inferior, menurut Kasandra hanya dimiliki oleh segelintir manusia atau Narsisisme.

Munculnya fenomena Rojali dan Rohana, menurutnya lahir bukan karena kebutuhan dan tujuan, tetapi juga bentuk Social Climber atau pansos bagi orang lain.

Baca Juga: Berlaku Secara Khusus, Inilah Tujuh Jenis Bansos yang Akan Segera Diterima oleh Para KPM Hingga Akhir Agustus!

“Mereka memberikan image dari yang sebenarnya, berusaha membuat orang terkesan, meskipun itu semu,” ujarnya dikutip Ayojakarta dari YouTube Metro TV.

Selain Rohana, istilah lain untuk menghabiskan waktu di pusat-pusat perbelanjaan dengan beberapa tujuan juga hadir sebagai fenomena.

Disamping Rojali atau Rombongan Jarang Beli dan Rohana, juga muncul istilah Rohingya atau Rombongan Healing Banyak Gaya, Roh Hantu, Roh Jahat, Robusta, Rodiah dan Romli.

Beberapa istilah senada juga muncul seperti Romusa yang berarti Rombongan yang Muncul saat Sale aja serta Roh Halus atau Rombongan Hanya Bisa Mengelus.

Baca Juga: Dorong Program 3 Juta Rumah, BTN dan BP Tapera Edukasi ASN Lampung

Adapun maksud dari Roh Hantu adalah Rombongan Hanya Futu-futu, Rombongan Hanya Jalan dan Melihat atau Roh Jahat dn Rombongan Butuh Santai dan Tawa alias Robusta.

Sedangkan Rodiah dan Romli masing-masing memiliki arti Rombongan Demen Istirahat Aja serta Rombongan Sering Mampir tanpa Beli. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Rojali dan Rohana
# Sosial
# ekspresi

News Update

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.

Teknologi

Axioo Hype AMD X1, Laptop 5 Jutaan dengan Garansi Anti Maling

Laptop Rp5 jutaan Axioo Hype AMD X1 dipuji Deddy Irvan berkat layar IPS FHD, RAM upgradeable, kamera 2MP jernih, backlit keyboard, serta garansi fenomenal Axioo ADP 3 tahun (termasuk kecurian).

Metropolitan

Permudah Akses Perbankan, Rano Karno Instruksikan ATM Bank Jakarta Hadir di Semua Rusun

Kebijakan ini diharapkan dapat mempermudah warga dalam melakukan berbagai transaksi keuangan tanpa harus pergi jauh dari tempat tinggal mereka.

Ekonomi

Pemerintah Mulai Simulasikan Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Lewat Koperasi Desa Merah Putih, Ini Penjelasan Kemensos

Langkah ini merupakan bagian dari uji coba untuk memperkuat sistem distribusi bantuan agar semakin mudah dijangkau masyarakat.

Jakarta Pusat

PAM Jaya Gerak Cepat Tangani Pipa Bocor Imbas Proyek JSDP, Suplai Air Dipastikan Tetap Mengalir

Dirut PAM Jaya mengatakan kebocoran bermula saat kontraktor proyek melakukan pekerjaan pengecekan di area sekitar jaringan pipa utama milik PAM Jaya.