Heboh! Sindiran Nikita Mirzani Kepada Dito Mahendra: Hati-hati, KPK Jangan Percaya kepada Polres Serang

Heboh! Sindiran Nyai Kepada Dito Mahendra. Nikita Mirzani: Hati-hati KPK Jangan Percaya Kepada Polres Serang
Heboh! Sindiran Nyai Kepada Dito Mahendra. Nikita Mirzani: Hati-hati KPK Jangan Percaya Kepada Polres Serang

AYOJAKARTA.COM- Usai divonis bebas oleh Pengadilan Negeri Serang, Banten pada tanggal 29 Desember 2022 Nikita Mirzani terus menjadi sorotan Publik.

Dikutip dari akun instagram pribadinya @Nikitamirzanimawardi_172 ia mengungkapkan kekesalannya terhadap orang yang melaporkannya dulu ke PN Serang, yaitu Dito Mahendra. 

Seakan dendam kesumat, Nikita Mirzani menanggapi Juru Bicara KPK Ali Fikri yang menjelaskan jika Dito Mahendra telah memenuhi panggilan sebagai saksi terkait kasus pencucian uang di Polres Serang (2/2/23).

Baca Juga: Bahaya! Kompolnas Blak-blakan Sebut Ada Hutang Institusi Polri pada Ferdy Sambo, Siap Bantu Bebaskan?

Ali Fikri juga menjelaskan bahwa Dito Mahendra akan diundang pada tanggal 6 Februari 2023 sebagai saksi terkait kasus pencucian uang.

Hal ini membuat Nikita Mirzani tak diam untuk berkomentar, ia pun menuliskan sebuah pesan di laman instagram pribadinya.

"Jangan lemah untuk KPK dengan mengetag KPK official, Semoga bisa hadirkan Dito Mahendra yang banyak nyusahin orang termasuk Saya disusahin juga. Bisa dijemput paksa kalau tanggal 06 Februari ga dateng juga " demikian tulisan awal Nikita Mirzani.

Di sini telah diketahui jika kebebasan Nikita Mirzani waktu lalu dikarenakan Dito Mahendra sebagai pelapor tak kunjung datang saat persidangan.

Baca Juga: Power Ferdy Sambo Sungguh Nyata! Ketua IPW: Dia Persiapkan Diri Melobi Jaringan Mantan-mantan Satgasus

Akhirnya, kasus yang membelit Nikita Mirzani pun dianggap gugur oleh Majelis Hakim.

Inilah yang membuat Nikita ragu jika Dito Mahendra akan hadir memenuhi panggilan Pengadilan Negeri Serang, Banten.

Selain itu, Nikita Mirzani juga memberikan pesan untuk KPK agar jangan percaya kepada Pengadilan Negeri Serang, Banten terutama kepada seorang Kasat yang diketahui bernama David.

" 1 lagi Pak, jangan percaya sama Polres Serang, Banten apalagi Kasat namanya David" beber Nikita.

Nikita Mirzani seakan tak percaya jika Dito Mahendra telah dimintai keterangannya di Polres Serang sehingga menganggap David ini berbohong.

Pasalnya ketika Nikita Mirzani merasa ketika memenuhi panggilan Polres Serang, tiba-tiba sudah banyak wartawan dari Jakarta datang.

Sebaliknya, ia melihat bahwa ketika Dito Mahendra datang. justru tak ada wartawan yang mengetahui informasinya.

"Jadi kalau cuma ngomong Dito hadir ke Serang itu mah gampil bagi seorang Kasat bernama David" ungkap Nikita Mirzani.

Nikita Mirzani juga memberikan pesan agar KPK jangan lantas langsung percaya dengan Dito Mahendra jika tak ada foto maupun video yang bersangkutan saat BAP di Polres Serang.

"Dito Mahendra si badan gempal, kalau ga salah ngapain takut dipanggil KPK sampai dipanggil tiga kali pun ga datang-datang," sindir Nikita Mirzani. 

Sekali lagi, Nikita memeberikan sindirannya kepada Dito,

"Hidup jadi buronan itu ga enak tau ga bisa ke mall hihihi " tulis Nikita Mirzani.

Selain pesan ditujukan kepada laki-laki yang rumornya sebagai cucu jenderal ini, namun Nikita Mirzani juga menuliskan sindirannya kepada pihak berwajib.

"1 lagi untuk Kejaksaan Serang Kota tunggu giliran," tulis Nikita di akhir postingannya.

Hal ini sontak menuai pro dan kontra netizen yang gercep membanjiri kolom komentar.

"Kalau ga dateng juga di panggil @official.kpk si dito bisa menginspirasi para koruptor yg di panggil masih jadi saksi buat ga dateng. Gimana mau jadi tsk kalau dipanggil jadi saksi aja bisa mangkir terus. Ini pendapat saya ya... dan amit amit kalau saya pun punya kasus lalu dipanggil kpk utk jadi saksi pasti lah saya akan ikuti cara dito mahendra." tulis Sahabat Nikita.

Ada pula yang menganggap ini merupakan pengalihan isu.

Pasalnya, Nikita Mirzani sebelumnya tersandung perseteruan dengan Bunda Corla dan akan membagi-bagikan uang kepada netizen.

"Pengalihan isuu....di tunggu bagi bagi uang 50 jt ke pecandu narkoba dan 50 jt ke panti war wer wor plus 500k ke setiap nitizen kita menolak lupa kmu yang bernazar #janganlupa " letik Netizen.

Ada pula yang lainnya yang menulis pkomentarnya panjang lebar seperti ini:

"Pertama tidak semua yg menjadi saksi di kpk di foto terus fotonya ada dimana seperti anda saat masuk penjara krn dito bukan seorang penumpang apalagi buronan dia hanya sebagai saksi yg masih punya hak untuk privasinya, klo anda bertanya tanya kenapa waktu anda difoto-foto krn anda wanita yg sangat luarbiasa jahatnya pada orang lain dimedsos, dn anda mantan artis jadi anda wajib di foto dn diviralkan karena itu semua, seperti sebuah kebanggaan bisa memenjarakan anda 2bulan bagi bapak polisi serang. Itu sih yg aku lihat perbedaannya. Inget 100jt jgn lupa dibagi bagi klo emg fakta yg dibilang pasti beneran kan dibagi bagi 100jtnya mba?" Tulis komentar oleh netizen itu.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Dito Mahendra
# Serang
# Nikita Mirzani
# KPK

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.