AYOJAKARTA.COM – Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono melaporkan bahwa lebih dari 11 ribu orang tewas akibat bencana yang terjadi di Turki beberapa hari yang lalu.
Sebelumya, sebuah gempa dengan kekuatan M 7,8 telah mengguncang Turki pada senin pagi (6/2/2023).
Setelah gempa utama berguncang pertama kali, beberapa gempa susulan datang dengan kekuatan yang besar juga hingga memberikan dampak yang signifikan.
Sementara itu, BMKG terus melakukan pemantauan tentang aktivitas kegempaan dan dampak dari gempa bumi yang meluluhlantakkan Turki belakangan ini.
Terbaru, BMKG melaporkan bahwa ada lebih dari 11 ribu orang yang dinyatakan tewas dalam tragedi tersebut.
“UPDATE: Korban tewas meningkat menjadi lebih dari 11.000 orang dari gempa bumi hari Senin dan gempa susulan di Turki dan Suriah,” dikutip AyoJakarta.com dari akun twitter @Daryono BMKG.
Jumlah ini melonjak drastis hanya dalam jangka beberapa hari saja, setelah sebelumnya Daryono melaporkan hampir 5 ribu orang dinyatakan tewas akibat gempa tersebut.
“Update Gempa Turki: Hampir 5.000 orang dipastikan tewas, 20.000+ terluka, & 6.000+ bangunan telah runtuh. Mereka membutuhkan bantuan mendesak dunia,” tulis Daryono pada 7 Februari.
Fakta Gempa Turki M7,8
Melalui akun twitternya Daryono juga memberikan informasi berupa fakta-fakta yang diketahui tentang gempa yang mengguncang Turki belakangan ini.
Menurut Daryono, gempa Turki tersebut berpusat di darat dan berdampak langsung di daerah yang padat penduduk.
Inilah yang menjadi alasan mengapa gempa tersebut memakan banyak sekali korban jiwa.
Baca Juga: Waspada! PVMBG Merilis Aktivitas Gunung Karangetang Menjadi Siaga Level III
“Gempa kerak dangkal yang dahsyat M7,8 di Turki Selatan hari ini merupakan salah satu gempa dengan mekanisme geser (strike-slip) yang berpusat di darat yang terbesar dan berdampak langsung di daerah padat penduduk,” ujar Daryono dalam cuitannya.
Sementara itu, Daryono mengungkapkan bahwa gempa yang terjadi di Turki itu menjadi gempa terbesar sepanjang sejarah Turki Selatan.
“Dengan mengamati sebaran gempa Magnitudo > 7 sejak dioperasikan seismograf (~1900), peristiwa gempa besar dan merusak M7.8 hari ini merupakan gempa yang terbesar yang pernah tercatat di wilayah Turki Selatan,” terangnya.***

Share this article
Update terkini, BMKG melaporkan bahwa ada lebih dari 11 ribu orang yang dinyatakan tewas dalam tragedi tersebut.