GAMBIR, AYOJAKARTA.COM - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengungkapkan bakal memberlakukan kembali kebijakan ganjil-genap (gage) di Jakarta. Kebijakan ini akan berlaku mulai pekan depan di sejumlah ruas jalan Ibu Kota.
"Mulai pekan depan kami akan menyiapkan penerapan kembali kebijakan ganjil-genap di Provinsi DKI Jakarta," kata Anies saat telekonferensi pers dari Balai Kota Jakarta, Kamis (30/7/2020) malam.
AYO BACA : Anies Perpanjang Lagi PSBB Transisi Fase I hingga 13 Agustus 2020
Saat ini kebijakan gage di tengah pandemi Covid-19 ini sedang dipersiapkan oleh Pemprov DKI. Nantinya, informasi lebih detil akan diberikan oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan Dirlantas Polda Metro Jaya.
"Jadi kebijakan ini akan kita terapkan kembali dan kita akan memastikan bahwa informasi ini akan diberikan secara luas oleh Dishub dan Dirlantas Polda Metro agar masyarakat bisa mengetahui secara detil semua informasi rute ganjil-genap," ujar Anies.
AYO BACA : Polemik POP, Yoyok Sukawi: Kemendikbud Harus Berani Batalkan Hibah ke Perusahaan Besar
Sementara itu, Gubernur Anies juga telah memperpanjang masa PSBB transisi fase I hingga 13 Agustus 2020. Diketahui perpanjangan ini merupakan ketiga kalinya sejak 5 Juni 2020 lalu.
"Dengan mempertimbangkan kondisi yang ada, maka kami memutuskan untuk kembali memperpanjang PSBB transisi fase pertama untuk ketiga kalinya sampai dengan tanggal 13 agustus," katanya.
Menurut Anies, PSBB transisi fase I perlu diperpanjang mengingat kondisi Jakarta belum aman dari penyebaran Covid-19. Bahkan kasus positif harian di Jakarta beberapa kali mencatatkan rekor tertinggi.
"Data-data menunjukkan kenaikan penyebaran kasus di Jakarta dan kondisinya belum mengalami perbaikan. Dari dua minggu yang lalu sampai dengan sekarang bisa dibilang kondisinya relatif sama," jelas Anies.

Share this article
"Jadi kebijakan ini akan kita terapkan kembali dan kita akan memastikan bahwa informasi ini akan diberikan secara luas oleh Dishub dan Dirlantas Polda Metro agar masyarakat bisa mengetahui secara detil semua informasi rute ganjil-genap," ujar Anies.