AYOJAKARTA.COM - Pemprov DKI Jakarta terus mengoptimalkan penanganan bagi warga terdampak kebakaran yang melanda kawasan RW 04 dan RW 05, Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat.
Berbagai layanan darurat disiagakan untuk memastikan kebutuhan dasar korban bisa terpenuhi selama berada di lokasi pengungsian.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, meninjau langsung posko pengungsian yang berada di Lapangan Jusuf Hamka, Jalan Benyamin Sueb, Selasa (2/6).
Dalam kunjungan tersebut, Rano memastikan seluruh penyintas kebakaran menerima layanan dan bantuan dengan baik.

"Berdasarkan rekapitulasi sementara, kebakaran berdampak pada hampir 304 bangunan, 354 kepala keluarga dengan total 679 jiwa terdampak," ujar Rano.
Dari 679 jiwa terdampak kebakaran, di antaranya 326 di berjenis kelamin laki-laki dan 353 perempuan.
Kemudian ada 35 lansia, 90 balita, 53 anak usia SD, enam anak usia SMP, 22 remaja SMK, dan 414 warga dewasa termasuk ibu hamil.
Pemprov DKI Jakarta, kata Rano, akan memberikan berbagai layanan seperti dapur umum, posko kesehatan dan posko dukungan psikologi untuk anak-anak.

Selain itu, ada bantuan yakni terkait layanan administrasi Dukcapil kepada warga yang dokumen kependudukannya terbakar.
Dinsos DKI Jakarta juga menyalurkan bantuan pangan yakni bantuan natura berupa matras, sandang dan peralatan sekolah.
"Bila memang dibutuhkan, petugas siap membawa warga ke rumah sakit terdekat untuk mendapat layanan kesehatan lebih lanjut," ungkapnya.

Menurut Rano, kebakaran yang terjadi di Jakarta banyak dipicu oleh penggunaan instalasi listrik tidak sesuai ketentuan.
Oleh sebab itu, ia mengimbau agar para warga selalu waspada dengan bahaya kebakaran dipicu korsleting listrik. ***
Share this article
Berbagai layanan darurat disiagakan untuk memastikan kebutuhan dasar korban bisa terpenuhi selama berada di lokasi pengungsian.