AYOJAKARTA.COM - Pemprov DKI Jakarta memutuskan untuk memprioritaskan pengembangan proyek LRT Jakarta pada lintasan Velodrome-Manggarai hingga Dukuh Atas.
Keputusan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas transportasi massal di ibu kota sekaligus menuntaskan jalur yang dinilai strategis bagi mobilitas masyarakat.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, pengembangan LRT Jakarta ini menjadi prioritas utama setelah melalui pembahasan bersama jajaran terkait dan mempertimbangkan kesiapan anggaran daerah.
Menurut Pram, penyambungan lintasan menuju Dukuh Atas akan menciptakan integrasi antarmoda yang lebih efektif karena kawasan tersebut merupakan salah satu simpul transportasi utama di Jakarta.

"Untuk LRT yang diputuskan adalah extension dari Manggarai sampai dengan Dukuh Atas untuk menuntaskan satu jalur mulai dari Velodrome sampai dengan Dukuh Atas," ujar Pramono.
Pnanti akan anjang rute LRT Velodrome-Dukuh Atas menjadi 14,2 kilometer dengan total titik pemberhentian 12 stasiun.
Untuk pembangunan ini, Pemprov DKI memberikan tambahan investasi sekitar Rp2,7 triliun.
Penambahan rute LRT Velodrome hingga Dukuh Atas ini, kata Pram, dilakukan agar pembangunannya benar-benar diselesaikan dengan tuntas.

Lebih lanjut, Pramono mengatakan setelah pembangunan rute ini selesai akan dilanjutkan dengan rute Velodrome menuju JIS, Ancol, hingga PIK 2 dan Bandara Soekarno-Hatta.
Ia lantas meminta agar seluruh jajarannya bisa segera menyelesaikan rute tersebut.
Pramono yakin, ke depan konektivitas dan jaringan transportasi di Jakarta akan semakin baik.
Terlebih jika seluruh rute LRT rampung dibangun dan ditambah dengan proyek MRT dari Balaraja ke Cikarang.***
Share this article
LRT rute Dukuh Atas akan menciptakan integrasi antarmoda yang efektif karena kawasan tersebut jadi salah satu simpul transportasi utama di Jakarta.