AYOJAKARTA.COM - Pemerintah Kota Jakarta Pusat terus mempercepat pelaksanaan program pemilahan sampah dari sumber dengan menggencarkan edukasi kepada masyarakat.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya mencapai target agar 50 persen rumah tangga di wilayah Jakarta Pusat pada awal Agustus 2026 untuk menerapkan kebiasaan memilah sampah
Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, mengatakan berbagai kegiatan sosialisasi terus dilakukan secara bertahap di seluruh wilayah.
Edukasi tidak hanya menyasar masyarakat di lingkungan permukiman, tapi juga pelaku usaha dan pengelola kawasan komersial agar semakin banyak pihak yang terlibat dalam pengelolaan sampah yang lebih baik.

"Kami sudah melakukan sosialisasi yang menyasar rumah tangga, hotel, pusat perbelanjaan, pertokoan, perkantoran hingga lingkungan kantor wali kota," ujar Arifin.
Ia juga mengungkapkan, capaian penerapan pemilahan sampah di tingkat kelurahan saat ini masih bervariasi.
Di sejumlah wilayah, persentasenya berkisar antara 11 hingga 30 persen, sehingga diperlukan percepatan agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai sesuai jadwal.

"Kita tidak bisa berlama-lama, harus secepat mungkin memastikan bahwa pilah sampah sudah dilakukan di setiap rumah tangga," katanya.
Bukan hanya pemilahan sampah saja, kata Arifin, pihaknya juga mendorong masyarakat untuk melakukan pengelolaan sampah organik dan anorganik seperti yang diterapkan di lingkungan kantor Wali Kota. ***
Share this article
Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, mengatakan berbagai kegiatan sosialisasi terus dilakukan secara bertahap di seluruh wilayah.