AYOJAKARTA.COM - Dinas Kependudukan dan pencatatan Sipil (Dukcapil) mencatat 255 pendatang baru di Jakarta Selatan pasca arus balik lebaran 2026.
Kepala Suku Dinas Dukcapil Jakarta Selatan, Salimin mengatakan, data tersebut merupakan hasil penarikan dari dashboard profil kependudukan tingkat Rukun Warga (RW) dan Rukun Tetangga (RT) di DKI Jakarta yang dikembangkan Dinas Dukcapil.
"Dashboard profil tersebut bernama Dariku Untukmu X Produk RW yang dikembangkan untuk memantau data kependudukan berbasis kewilayahan. Ini membantu pengurus RW memantau jumlah warga berdasarkan Data Kependudukan Bersih (DKB) Kementerian Dalam Negeri RI," ujarnya, Rabu (1/4).
Baca Juga: Ikuti Aturan Pusat, Pramono akan Gelar Rapat Paripurna Bahas WFH 1 Hari Tiap Jumat per Pekan!
Salimin menjelaskan, DKB merupakan data resmi yang telah melalui proses konsolidasi dan validasi secara nasional.
Ia merinci, dari total 225 pendatang baru terdata, sebanyak 99 orang merupakan laki-laki dan 126 perempuan.
Berdasarkan tingkat pendidikan, sebanyak 29,33 persen pendatang memiliki pendidikan di atas sekolah menengah atas (SMA), sedangkan 70,67 persen lainnya berpendidikan SMA ke bawah.
Sementara itu, dari segi pekerjaan, sekitar 61,33 persen pendatang masuk kategori berpenghasilan rendah, sedangkan 38,67 persen lainnya tidak termasuk kategori tersebut.
"Mayoritas pendatang berasal dari wilayah penyangga Jakarta, yaitu Depok, Bogor, dan Tangerang Selatan," bebernya.
Untuk wilayah tujuan, lanjut Salimin, pendatang paling banyak berdomisili di Kecamatan Jagakarsa, Pesanggrahan, Kecamatan dan Pasar Minggu.
Baca Juga: BGN Bocoran Menu Program MBG untuk di Wilayah 3T, Jenis Makan yang Mudah Disimpan
"Berdasarkan jenis pekerjaan, mayoritas pendatang baru berprofesi sebagai pelajar atau mahasiswa serta karyawan swasta," ungkapnya.
Salimin mengimbau seluruh pendatang baru yang datang ke wilayah Jakarta Selatan agar segera mengurus administrasi kependudukan sesuai ketentuan yang berlaku.
Sebagai informasi, Pemprov DKI Jakarta tidak melakukan yustisi terkait pendatang baru ke ibu kota namun mengingatkan agar memiliki keterampilan agar bisa bersaing dan tidak menimbulkan masalah sosial baru.***
Share this article
Dinas Kependudukan dan pencatatan Sipil (Dukcapil) mencatat 255 pendatang baru di Jakarta Selatan pasca arus balik lebaran 2026.