BIDARA CINA, AYOJAKARTA.COM - Pemprov DKI Jakarta menyosialisasikan pembangunan sodetan Kali Ciliwung menuju kanal Banjir Timur di Kelurahan Bidara Cina. Sosialisasi ini merupakan tahap awal persiapan dari rencana Pembangunan Sodetan Kali Ciliwung tersebut.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan, setelah sosialisasi, tahap berikutnya adalah pendataan awal lokasi pembangunan. Setelah itu dilanjutkan dengan konsultasi publik rencana pembangunan serta pengumuman penetapan lokasi.
AYO BACA : Klaster Penularan di Perkantoran, Wagub Riza Klaim Karena Jenuh
"Saya yakin dengan kesadaran yang baik, sekalipun dalam suasana pandemi Covid-19, kita bisa melaksanakan program ini sebaik mungkin. Dengan Pembangunan Sodetan Kali Ciliwung diharapkan mampu mengurangi beban banjir puncak dengan pengalihan debit air sebesar 60 meter kubik per detik ke Kanal Banjir Timur," jelas Ariza.
Ariza menambahkan, tujuan sosialisasi ini untuk menjelaskan rencana pembangunan, mengatur kebutuhan tata letak dan luas tanah, rencana pengadaan tanah, dan perkiraan waktu pengerjaan mulai dari pengadaan tanah hingga proses pembangunan.
AYO BACA : Jadwal Belajar dari Rumah di TVRI, Sabtu 25 Juli
"Harapan kami melalui pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini, kita dapat memperoleh dukungan dan kesadaran penuh dari Bapak/Ibu sekalian para warga RW 04 Bidara Cina. Kegiatan ini berkat bantuan dari Kementerian PUPR RI, pembiayaannya dan pelaksanaannya. Tugas kami dari Pemprov DKI untuk memastikan warga kami mendapatkan haknya secara baik sesuai dengan peraturan dan ketentuannya," jelasnya.
Pembangunan Sodetan Kali Ciliwung ini merupakan tindak lanjut Surat Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) Nomor PW.03.02-Ay/939 Tanggal 09 Maret 2020, perihal Permohonan Informasi Perkembangan Penetapan Lokasi Pembangunan Sodetan Kali Ciliwung ke Kanal Banjir Timur.
Melalui sosialisasi yang dihadiri perwakilan warga dan tokoh masyarakat ini, diharapkan warga terdampak pembangunan Sodetan Kali Ciliwung memperoleh informasi jelas, akurat, dan valid, terkait pelaksanaan rencana pembangunan yang disusun oleh BBWSCC Kementerian PUPR RI.
AYO BACA : Datangi Kantor Polda Metro Jaya, Ini Kata Pempred Metro TV soal Kematian Editornya
Share this article
"Saya yakin dengan kesadaran yang baik, sekalipun dalam suasana pandemi Covid-19, kita bisa melaksanakan program ini sebaik mungkin. Dengan Pembangunan Sodetan Kali Ciliwung diharapkan mampu mengurangi beban banjir puncak dengan pengalihan debit air sebesar 60 meter kubik per detik ke Kanal Banjir Timur," jelas Ariza.