AYOJAKARTA.COM - Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, membagikan 6.000 paket daging kurban kepada masyarakat dan para pekerja di lingkungan pasar pada perayaan Idul Adha 2026.
Menariknya, seluruh paket daging dikemas menggunakan wadah ramah lingkungan yaitu besek bambu.
Wadah ini dipilih sebagai upaya mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai.
Penggunaan wadah tradisional berbahan bambu ini menjadi bagian dari kampanye ramah lingkungan yang diterapkan panitia kurban tahun ini.
Selain lebih aman untuk kemasan makanan, besek bambu dinilai lebih mudah terurai dan mengurangi sampah plastik.
Manajer Pasar Induk Kramat Jati, Agus Lamun mengatakan, tahun ini ada 33 ekor sapi dan 15 ekor kambing yang dikurbankan.
Jumlah tersebut, kata Agus, meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya 27 ekor sapi dan 13 ekor kambing.
Dari seluruh hewan kurban tersebut, panitia menyiapkan sekitar 6.000 kupon pembagian daging untuk para mustahik.
"Hewan kurban ini berasal dari berbagai pihak, mulai dari mitra pengembang, perbankan, pedagang, pengelola pasar induk, hingga para pemangku kepentingan lainnya," ujar Agus.
Sementara Ketua Panitia Kurban Pasar Induk Kramat Jati, Muhammad Cholil mengatakan bahwa daging kurban ini dibagikan kepada para pekerja dan warga sekitar yang membutuhkan.
Di antaranya adalah buruh pengupas bawang, petugas kebersihan, marbot masjid, petugas keamanan, juru parkir, dan masyarakat sekitar Pasar Induk Kramat Jati.
Panitia menyiapkan 45 petugas keamanan pasar untuk membantu proses distribusi daging kurban berjalan dengan aman dan tertib.
Proses ini juga dibantu oleh aparat kepolisian setempat.***
Share this article
Seluruh paket daging kurban dikemas menggunakan wadah ramah lingkungan yaitu besek bambu.