TANJUNG PRIOK, AYOJAKARTA.COM - Memasuki musim penghujan, Pemprov DKI Jakarta mengantisipasi banjir di wilayah tersebut. Pemprov melalui Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut ada tiga sumber yang memicu Ibu Kota bisa kebanjiran.
Faktor pertama yakni, penurunan permukaan tanah di Jakarta. Kemudian, banjir rob karena air laut yang pasang. Menurutnya potensi air menggenang ke permukaan bisa terjadi karena ada penurunan tanah di daerah pesisir laut.
AYO BACA : Jasa Marga Lakukan Penyesuaian Tarif Tol JORR 1, Ini Besaran Harganya!
"Tantangan banjir akibat permukaan air laut yang meninggi di kawasan yang permukaan tanahnya menurun. Di situ terjadi rob. Tantangan ini yang ada di depan kita," ujar Anies di lapangan JICT Tanjung Priok Jakarta Utara, Rabu (4/11/2020).
Selanjutnya sumber banjir berikutnya adalah air kiriman dari daerah pegunungan. Jika terjadi hujan deras seperti di Bogor, maka air dalam volume besar pasti akan mengalir sampai ke Jakarta.
AYO BACA : Dalam 10 Bulan, Gulkarmat Jakut Lakukan 461 Operasi Penyelamatan
"Jika terjadi hujan lebat di pegunungan maka airnya akan mengalir ke pesisir dan Jakarta lokasinya di pesisir," kata dia.
Menurutnya untuk masalah air kiriman, petugas harus bisa mendeteksi bahaya banjir. Sebab masih tersedia waktu cukup panjang sebelum air bah datang ke pemukiman warga ibu kota.
"Kita memiliki waktu untuk bersiap karena perjalanan air dari Bendung Katulampa sampai Jakarta sekitar 9 sampai 10 jam. 3 jam sampai Depok, 6 jam dari pintu Depok sampai Manggarai. Ini adalah masa persiapan yang harus kita lakukan," jelasnya.
Pemicu banjir yang ketiga adalah hujan lokal dengan intensitas tinggi. Masalah ini disebutnya bergantung pada kemampuan sistem drainase DKI mengalirkan air ke laut.
"Bila curah hujan lokal intensif maka di situ muncul potensi terjadi genangan dan banjir," pungkasnya.
AYO BACA : Anies Yakin Penanganan Banjir Jakarta Bisa Surut Kurang dari 6 Jam
Share this article
"Tantangan banjir akibat permukaan air laut yang meninggi di kawasan yang permukaan tanahnya menurun. Di situ terjadi rob. Tantangan ini yang ada di depan kita," ujar Anies di lapangan JICT Tanjung Priok Jakarta Utara, Rabu (4/11/2020).