AYOJAKARTA.COM - Polda Metro Jaya akhirnya bisa melakukan pemeriksaan terhadap pelaku ledakan SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Pemeriksaan terhadap pelaku yang kini berstatus anak berkonflik hukum (ABH) tersebut dilakukan pada Senin (1/12).
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto mengatakan jika kondisi ABH kini sudah membaik setelah mendapat perawatan medis dan pendampingan psikologis.
Pemberian keterangan dari ABH pun didampingi oleh pihak keluarga, Bapas, APSIFOR, dan kuasa hukum.
Saat ini ABH diketahui telah ditempatkan di rumah aman.
Budi berharap hasil pemeriksaan ini bisa mengungkap motif di balik insiden teror bom tersebut.
Sayangnya, Budi mengaku pihaknya tidak bisa merinci detail apa saja yang ditanyakan kepada ABH.
Kendati demikian, penyidik mendalami terkait peristiwa ledakan, termasuk motif pelaku hingga bahan peledak.
Baca Juga: Wajah Baru Halte Transjakarta Tanjung Duren, Lebih Nyaman dan Daya Tampung Pelanggan Bertambah
Dari hasil pemeriksaan diduga kuat jika pelaku mendapatkan bahan peledak dari membeli online.
"Karena kan orang tuanya yang menerima (paket diduga bahan peledak)," ujarnya.
Budi mengatakan ABH berdalih kepada orangtuanya jika bahan peledak itu digunakan untuk keperluan ekstrakulikuler di sekolah.
Seperti diketahui, peristiwa ledakan di SMAN 72 Jakarta ini terjadi pada Jumat (7/11).
Akibat ledakan tersebut, ada 96 orang yang menjadi korban luka-luka.***
Share this article
Polda Metro Jaya akhirnya telah melakuka pemeriksaan kepada pelaku ledakan di SMAN 72 Jakarta yang kini berstatus sebagai ABH.