AYOJAKARTA.COM — Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, mengumumkan bahwa Depo Pertamina Plumpang akan dipindah ke Tanah Pelindo dalam upaya untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan masyarakat.
Keputusan ini diambil setelah kebakaran hebat terjadi di Depo BBM Plumpang pada awal Maret 2023.
Tragedi kebakaran hebat tersebut juga yang menyebabkan kerugian besar dan menimbulkan hilangnya korban Jiwa, Presiden RI Jokowi juga sudah memerintahkan Menteri BUMN dan PJ Gubernur Heru untuk mencari solusi terbaik.
Rencana pemindahan ini diungkapkan oleh Erick Thohir setelah dia menggelar rapat bersama pihak Pertamina pada Senin 6 Maret 2023 sore.
Dalam rapat tersebut, mereka membahas masalah relokasi pasca kebakaran di Depo BBM Plumpang dan membahas solusi untuk menangani tragedi kebakaran tersebut.
Erick Thohir menyatakan bahwa relokasi Depo Pertamina Plumpang akan dilakukan ke Tanah Pelindo karena lokasinya lebih aman.
"Kilang akan kita pindah ke tanah Pelindo, kita sudah koordinasi dengan Pelindo," Ujar Erick Thohir dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTub KompasTv.
Terlebih lagi nantinya relokasi Depo Pertamina akan lebih terisolasi dari lingkungan sekitarnya.
Selain itu, Erick Thohir menjelaskan rencana tersebut untuk memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat.
Pembangunan Depo Pertamina nantinya akan membutuhkan waktu dua sampai dua setengah tahun.
Rencananya pada wilayah relokasi nantinya akan dibuat buffer zone sejauh 50 meter dari pagar.
Baca Juga: Viral Vidio Klitih di Magelang, Pelaku Akhirnya Diamankan Pihak Kepolisian: Masih Berstatus Pelajar
Menurut rencana, lahan untuk Depo Pertamina di Tanah Pelindo sudah siap dibangun pada akhir tahun 2024.
Erick Thohir berharap bahwa rapat tersebut akan dapat memutuskan langkah lanjutan dan solusi dalam menangani tragedi kebakaran Depo Pertamina Plumpang.***

Share this article
Erick Thohir selaku Menteri BUMN sebut bakal rencana pindahkan Depo Pertamina Plumpang ke Tanah Pelindo. Apa alasannya? Simak di sini!