AYOJAKARTA.COM- Hanya orang tertentu saja, salah satu pembersih masjid asal Indonesia Muhammad Cecep Abdullah diundang oleh Kerajaan Arab Saudi untuk melaksanakan ibadah Haji 2025.
Jadi sorotan, sosok Muhammad Cecep Abdullah pemuda asal Tipar, Kecamatan Citamiang, Sukabumi yang berusia 27 tahun mendapatkan undangan istimewa untuk menunaikan ibadah Haji dari Kerajaan Arab Saudi.
Menjadi bukti nyata bahwa ketulusan dan keikhlasan dalam berbuat kebaikan dapat membawa balasan yang luar biasa.
Baca Juga: Ada Berpuasa, 5 Tradisi di Hari Kenaikan Yesus Kristus yang Banyak Dilakukan di Berbagai Dunia
Cecep dikenal luas melalui akun media sosialnya, terutama TikTok, dengan nama "Cleaner Masjid". Sejak tahun 2012, ia secara sukarela dan tanpa pamrih membersihkan berbagai masjid, khususnya area wudu dan toilet yang seringkali terabaikan.
Berbekal peralatan bersih-bersih yang ia beli sendiri dari hasil jualan cilok dan tahu gejrot, Cecep rutin menyambangi masjid-masjid, baik di Jakarta maupun di Sukabumi setelah ia kembali menetap pada 2018.
Niat tulus Cecep sederhana: ia ingin tempat ibadah selalu bersih agar jemaah merasa nyaman dan ibadah mereka lebih khusyuk. Meskipun tak jarang menghadapi penolakan dari takmir masjid yang merasa pekerjaan mereka terganggu, Cecep tak pernah patah semangat.
Ia terus melanjutkan misinya, bahkan mampu membersihkan 6 hingga 12 masjid dalam sehari bersama komunitas "Cleaner Masjid" yang kini beranggotakan 20 orang.
Baca Juga: Kurangnya Kesejahteraan Sastrawan di Indonesia, BPPB Kemendikdasmen Siap Lakukan Perubahan INI
Keikhlasannya mulai menarik perhatian publik pada tahun 2024 setelah videonya rutin diunggah ke media sosial dan menjadi viral.
Respons positif dari warganet, yang terinspirasi oleh dedikasinya, mengalir deras. Doa-doa agar Cecep bisa menunaikan ibadah haji pun banyak dilantunkan oleh para pengikutnya.
Doa tersebut akhirnya terjawab. Setelah tiga kali menunaikan umrah, harapan Cecep untuk berhaji terwujud melalui jalur undangan Kerajaan Arab Saudi.
Ia akan berangkat pada 29 Mei 2025 bersama rombongan haji undangan kerajaan yang berjumlah 20 orang. Ini adalah wujud nyata dari keyakinan Cecep yang selalu berdoa, "Ya Allah, berikan aku haji, bagaimanapun cara Engkau berikan," terutama saat bersujud di Raudhah, Madinah.
Keberangkatan Cecep pada 29 Mei 2025 ini menjadi bagian dari Program Tamu Penjaga Dua Masjid Suci untuk Haji, Umrah, dan Kunjungan yang diprakarsai oleh Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud. Program ini mengundang 1.300 jemaah dari 100 negara, termasuk Indonesia, sebagai bentuk perhatian Kerajaan Arab Saudi kepada umat Islam di seluruh dunia dan komitmen mereka dalam memfasilitasi pelaksanaan rukun Islam kelima.
Baca Juga: Kurangnya Kesejahteraan Sastrawan di Indonesia, BPPB Kemendikdasmen Siap Lakukan Perubahan INI
Menteri Agama Nasaruddin Umar Ikut Buka Suara
Di Jakarta, Menteri Agama Nasaruddin Umar melakukan pelepasan jemaah haji tamu Kerajaan Arab Saudi, paa Selasa 27 Mei 2025.
Menteri Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa undangan berhaji dari Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud merupakan kehormatan luar biasa bagi para tokoh dunia, termasuk dari Indonesia. Hal ini disampaikan Menag dalam acara pelepasan jemaah haji tamu Kerajaan Arab Saudi, di Jakarta.
“Ini biaya pribadinya keluarga Raja yang mengundang orang-orang terhormat, tokoh-tokoh masyarakat di seluruh dunia ya. Bukan saja dari Indonesia, tapi juga dari negara-negara seperti di Amerika, di Eropa, dan negara-negara non-muslim yang lain juga banyak sekali yang diundang,” ujar Nasaruddin Umar, Menteri Agama, Selasa (27/5/2025) dilansir situs Kemenag.
Menag menjelaskan bahwa jemaah tamu kerajaan akan disambut secara istimewa di Tanah Suci, dengan fasilitas khusus yang disiapkan langsung oleh Kerajaan Arab Saudi. Menag menyebut undangan ini bukan hanya kesempatan berhaji, tapi juga penghargaan yang sangat langka.
Baca Juga: Siswa Sekolah Dapat Libur 4 Hari Berturut-turut di Akhir Mei 2025, Ini Jadwalnya!
“Banyak sekali fasilitas yang diberikan, jadi beruntunglah mereka-mereka yang dapat undangan dari kerajaan ini, karena mungkin bisa orang menunaikan ibadah haji, tapi undangan khusus dari raja itu sangat langka,” terang Nasaruddin Umar.
Ia berharap kerja sama ini terus berlangsung setiap tahun dan menitipkan pesan kepada para jemaah tamu kerajaan agar menjaga nama baik Indonesia di hadapan dunia internasional.
“Jadilah Duta Besar Indonesia di sana ya, jadi tingkat lakunya, perilakunya, dan juga jangan sampai nanti mencitra negatifkan. Kalau kita menjadi tamu yang baik, pasti juga akan menjadi tuan rumah yang baik juga orang di sana,”pesannya.
Sementara itu, Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal bin Abdullah Al-Mudi, menjelaskan bahwa para jemaah haji tamu Raja Salman adalah sosok-sosok pilihan yang merepresentasikan kehormatan dan nilai-nilai persaudaraan umat Islam.
Baca Juga: Serbu! Rekomendasi 3 HP Infinix Harga Rp1-2 Jutaan Paling Worth It Mei 2025: Cocok Buat Pelajar
“Mereka merupakan orang-orang yang pilihan dan juga hasil dari apa yang telah ditunjukkan oleh Raja Salman bin Abdulaziz dan juga Putra Mahkota Muhammad bin Salman,” ujar Faisal Al-Mudi, Dubes Arab Saudi.
Dubes menegaskan bahwa program tahunan ini bukan sekadar undangan biasa, melainkan bagian dari komitmen Kerajaan Arab Saudi dalam memperkuat pesan perdamaian dan solidaritas umat Islam dunia.
“Program ini bukanlah sebuah program yang hanya untuk menetapkan dan menjadi tamu semata, namun memiliki makna atau risalah daripada pesan khusus tentang perdamaian,” jelasnya.
Ia juga berdoa agar para jemaah mendapatkan haji yang mabrur serta kembali ke Tanah Air dengan selamat.
“Semoga para jemaah haji ibadahnya diterima oleh Allah SWT dan kembali ke negara Indonesia dengan selamat. Semoga hajinya mabrur,” pungkasnya.
Share this article
salah satu pembersih masjid asal Indonesia Muhammad Cecep Abdullah diundang oleh Kerajaan Arab Saudi untuk melaksanakan ibadah Haji 2025.