AYOJAKARTA.COM – Menjadi salah satu nama dalam penanggalan kalender Hijriah, bulan Rajab yang merupakan bulan urutan ketujuh memiliki banyak kebaikan.
Sebagaimana dengan bulan-bulan haram atau memiliki nilai khusus lainnya, bagi kaum muslim, bulanRajab juga dipercaya memiliki banyak keutamaan.
Keutamaan yang ada di bulanRajab tersebut bukan saja terbatas pada aspek peningkatan spiritualitas dan keimanan, namun juga aspek fisis dan historis.
Sebab tidak sedikit peristiwa bersejarah yang melibatkan dimensi fisik manusia dan berimbas pada kemegahan spiritualitas, terjadi di bulan Rajab.
Berikut ini adalah tujuh peristiwa penting atau bersejarah yang menjadikan bulan Rajab memiliki tempat khusus bagi umat Islam.
Baca Juga: Amalan dan Keutamaan Bulan Rajab Bagi Umat Muslim, Salah Satu Bulan Haram yang Dimuliakan Allah
Peristiwa Bersejarah di Bulan Rajab
Peristiwa bersejarah pertama yang terjadi di bulan Rajab adalah peristiwa Isra dan Mi’raj atau perjalan agung Baginda Nabi Muhammad SAW.
Pada tanggal 27 Rajab, Rasulullah SAW atas kehendak Allah SWT dijalankan dari Masjid Al Haram di Mekkah menuju Masjid Al-Aqsa di Palestina sebelum mendapat perintah shalat.
Sebelum Ka'bah menjadi pusat arah kiblat sebagaimana hari ini, umat muslim terdahulu berkiblat pada Baitul Maqdis atau Masjid Al Aqsha.
Peristiwa yang terjadi pada pertengahan bulan Rajab tersebut, merupakan salah satu ujian terberat bagi kaum muslim saat itu.
Peristiwa bersejarah ketiga yang terjadi pada umat muslim di bulan Rajab adalah Hijrah Pertama pada tahun kelima kenabian.
Baca Juga: Bingung Tata Cara Melaksanakan Puasa Rajab? Berikut Jumlah Hari yang Disarankan untuk Berpuasa
Untuk menghindari intimidasi yang dilakukan kaum kafir, Nabi Muhammad SAW diperintahkan Allah SWT untuk berhijrah.
Peristiwa bersejarah keempat yang menjadikan bulan Rajab menjadi istimewa adalah lahirnya Ali Bin Abi Tholib di tanggal 13 tahun 599, di Hijaz, jazirah Arab.
Peristiwa bersejarah umat muslim selanjutnya yang terjadi di bulan Rajab adalah memenangkan Perang Tabuk.
Sebanyak 30.000 mujahid yang beranjak dari Madinah menuju ke Syam di tahun 9 Hijriah, membuat tentara Romawi dengan mudah ditaklukkan.
Peristiwa bersejarah keenam yang terjadi di bulan Rajab adalah pembebasan kota Damaskus dari cengkeraman Bangsa Romawi.
Pada tahun 14 Hijriah atau tahun 635 Masehi, Abu Ubaidah bin Al-Jarrah danKhalid Bin Walid memimpin pasukan mujahid dan membebaskan Damaskus dari Romawi.
Peristiwa ketujuh yang menjadikan bulan Rajab memiliki nilai khusus secara fisik dan spiritual adalah runtuhnya Khilafah Turki Utsmani.
Peristiwa tersebut terjadi ketika Mustafa Kemal Ataturk meruntuhkan Kesultanan Ottoman pada 28 Rajab 1342 Hijriah atau bertepatan dengan tanggal 03 Maret 1924 Masehi, menurut pendakwah Ustadz Abdul Somad.
Sebagaimana hadist perihal hadirnya Mujaddid atau Pembaharu Islam setiap 100 tahun, tahun 2024 merupakan momentum penyegaran pasca runtuhnya Ottoman.***

Share this article
Menjadi salah satu nama dalam penanggalan kalender Hijriah, bulan Rajab yang merupakan bulan urutan ketujuh memiliki banyak kebaikan.