AYOJAKARTA.COM - Salah satu bulan yang dimuliakan dan istimewa adalah bulan Rajab, maka dari itu banyak yang menyebut sebagai bulan Rajab.
Allah SAW memberikan ganjaran dengan melipatgandakan amalan yang dilakukan di bulan Rajab, sehingga umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan ibadah di bulan ini.
Sebaliknya jika melakukan perbuatan maksiat di bulan ini, maka dosanya akan dilipat gandakan.
Baca Juga: 11 Peristiwa Penting dalam Sejarah Islam yang Terjadi di Bulan Rajab
Maka dari itu selain dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah juga agar menjauhi larangan-Nya di bulan Rajab ini.
Dikutip Ayojakarta.com dari laman Kemenag pada Minggu 14 Januari 2024 dijelaskan bahwa pada bulan Rajab terjadi peristiwa Isra Miraj atau lebih tepatnya pada 27 Rajab.
Pada peristiwa Isra Miraj ini, Allah memerintahkan salat lima waktu bagi umat Islam melalui Nabi Muhammad SAW.
Baca Juga: Bingung Tata Cara Melaksanakan Puasa Rajab? Berikut Jumlah Hari yang Disarankan untuk Berpuasa
Allah memberikan keistimewaan pada 4 bulan yang diagungkan, dalil pokok yang membahas mengenai empat bulan haram ada dalam Al Quran surah At Taubah ayat 36, yang artinya:
“Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan (sebagaimana) pada waktu Ia menciptakan langit dan bumi, diantaranya ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus maka janganlah kamu menzalimi dirimu dalam (bulan yang empat) itu, dan perangilah orang-orang musyrik semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya. Ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang bertakwa”.
Ayat tersebut menggarisbawahi pentingnya bulan haram seperti bulan-bulan Zulqaidah, Zulhijjah, Muharram, dan Rajab.
Baca Juga: Berapakah Hari yang Dianjurkan untuk Puasa Rajab, Apakah Sebulan Penuh?
Yang mana memberikan penekanan pada larangan terhadap perbuatan dosa terutama melakukan maksiat.
Imam Qurtubi dalam sebuah tafsir mengenai ayat ini menjelaskan bahwa siapapun yang berbuat maksiat atau menzalimi diri sendiri di empat bulan haram (termasuk bulan Rajab) maka akan mendapat dosa yang berlipat ganda.
Begitu pula sebaliknya, bagi yang berbuat baik atau beramal baik di empat bulan haram maka akan bisa mendapat pahala yang berlipat ganda.
Dalam Quran surah At Taubah ayat 36, Allah menekankan larangan untuk tidak berbuat zalim terhadap diri sendiri.
Larangan tersebut bukan hanya sebagai larangan umum saja, namun larangan terhadap perbuatan maksiat yang lebih mendalam dan intensif.
Maksiat ini tentu saja mencakup dosa besar maupun kecil, mulai dari syirik atau menyekutukan Allah, meninggalkan salah, berzina, durhaka kepada orang tua, memakan harta haram, ghibah, berbohong, minum minuman keras, dan masih banyak maksiat lainnya.***

Share this article
Larangan di bulan Rajab yang harus diketahui oleh umat Islam, jangan sampai dilakukan karena dosa bisa berlipat ganda.