AYOJAKARTA.COM-- Tata cara salat Idul Fitri harus dilakukan dengan benar, bagaimana panduannya?
Salat Idul Fitri adalah salah satu anjuran yang harus dilakukan oleh umat Muslim saat Hari Raya Idul Fitri tiba.
Adapun hukum shalat Id adalah sunnah muakkadah, Artinya, salat Idul Fitri sangat dianjurkan untuk dilaksanakan lantaran Rasulullah juga melaksanakannya.
Baca Juga: Mau Mudik Lebaran? Catat Deretan Nomor Penting Ini Untuk Waspada di Perjalanan
Selain itu, Salat Id juga tetap disyariatkan untuk wanita, untuk musafir, dan untuk anak kecil.
Tata cara salat id sendiri berbeda dari rukun shalat lima waktu, termasuk dengan hal-hal yang membatalkan wudhu.
Nah berikut ini, Ayojakarta.com akan membagikan bagaimana tata cara salat Idul Fitri sebagaimana pernah diajarkan oleh Baginda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam.
Melansir dari kanal YouTube Rumaysho TV, berikut ini adalah panduan atau tata cara melaksanakan salat Idul Fitri.
Baca Juga: Best MP3 Converter: Download YouTube Jadi MP3 Gampang Gak Pake Lama!
1. Membaca Niat salat Idul Fitri
أُصَلِّي سُنَّةً لعِيْدِ اْلفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ (مَأْمُوْمًاإِمَامًا) لِلهِ تَعَــــالَى
Usholli rak'ataini sunnatan ai'idil fitri (ma'mumam/imaman) lillahi ta'ala.
Artinya : Aku berniat shalat sunnah Idul Fitri dua rakaat (menjadi makmum/imam) karena Allah taala.
Baca Juga: Bagaimana Agar Listrik dirumah Aman Selama Ditinggal Mudik Lebaran? Ikuti 4 Tips Berikut ini
2. Takbiratul Ihram Dilanjut Dengan Membaca Doa Iftitah
Takbir hingga 7 kali untuk rakaat pertama, di sela-sela takbir dianjurkan untuk membaca
سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ
Subhanallah walhamdu lillah wa laa ilaha illallah wallahu akbar.
Artinya: Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada tuhan selain Allah, Allah maha besar.
3. Membaca Surat Al-Fatihah
Setelah melaksanakan rukun ini, dianjurkan untuk membaca Surat al-A'la.
Lalu rukuk, i'tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, dan sujud seterusnya berdiri lagi.
4. Rakaat Kedua
Lakukan takbir lagi (selain takbir intiqal) sebanyak lima kali seraya mengangkat tangan dan melafalkan "allahu akbar" seperti rakaat pertama.
Seperti sebelumnya, di antara setiap takbir itu, membaca bacaan sebagaimana dijelaskan pada poin kedua (bacaan tasbih)
Kemudian membaca surah al-Fatihah, lalu dilanjutkan membaca surah al-Ghasyiyah. Kemudian lanjut rukuk, sujud, dan duduk Tasyahud Akhir setelahnya diakhiri dengan salam.
5. Selesai Salat Id
Jamaah tidak disarankan untuk buru-buru pulang, melainkan dianjurkan mendengarkan khutbah Idul Fitri hingga selesai, kecuali jika melaksanakan shalat Id di rumah atau sendiri-sendiri.
Terkait ketentuan salat Id, terdapat hal-hal yang perlu diketahui yakni antara adzan dan iqamah.
Untuk shalat Id sendiri tidak ada azan dan iqamah, sebagian ulama menganjurkan ulama memanggil jamaahnya dengan "Asshalatul Jami'ah". Walaupun sebagian lainnya ada juga yang tidak menyetujuinya.
Kemudian, dalam shalat id tidak ada ketentuan shalat sunnah qabliyah, dan tidak ada shalat sunnah badiyah. Termasuk ketika di lapangan tidak ada shalat tahiyatul lapangan.
Namun, ketika akan melaksanakan sholat id di masjid, boleh dan dianjurkan melakukan shalat tahiyatul masjid.***

Share this article
Salah satu yang paling dirindukan adalah momen salat Idul Fitri bersama.Salat Idul Fitri adalah salah satu anjuran yang harus dilakukan.