AYOJAKARTA.COM -Pada sepuluh malam terakhir Ramadan, tidak sedikit umat Islam yang justru memilih berlama-lama di mall daripada di masjid.
Padahal, bagi mereka yang memahami keistimewaan Ramadan, sepuluh hari terakhir adalah hari penentuan dari ibadah sebulan.
Sepuluh hari terakhir di bulan Ramadan adalah momen bagi mereka yang merindukan keindahan ramadan.
Baca Juga: Bukan PKH Atau BPNT Tahap Kedua yang Cair Hari Ini, Tapi Bantuan yang Satu Ini!
Sehingga kemudian timbul kesedihan dan kekhawatiran jika ramadan kali ini adalah ramadan terakhir dalam kehidupannya.
Karena itu kemudian Rasulullah SAW memberikan pesan kepada umatnya untuk memuliakan sepuluh hari terakhir Ramadan.
Pernyataan terkait dengan keistimewaan sepuluh hari di akhir ramadan tersebut disampaikan Ustaz Abdul Somad dalam satu kajian.
“Maka nabi berpesan, carilah kemuliaan lailatul qadar di sepuluh terakhir ramadan,” ujar UAS mengutip salah satu hadist.
Baca Juga: 5 Fakta Jelang Sidang Putusan Banding Ferdy Sambo yang Dilakukan Besok!
Bukan sebatas memberi pesan tanpa mencontohkan, Baginda Rasulullah SAW kemudian memberi satu amalan pada malam-malam terakhir ramadan.
“Nabi Muhammad SAW melakukan i'tikaf di sepuluh terakhir ramadan,” imbuh Ustaz Abdul Somad mengingatkan kepada seluruh jamaah.
Berkenaan dengan kebiasaan Rasulullah dalam beritikaf, UAS juga menyebut kebiasaan i'tikaf menjadi salah satu kebiasaan rutin para orang-orang saleh.
Bahkan pernah suatu ketika, nabi Muhammad SAW melakukan i'tikaf selama dua puluh hari di akhir-akhir bulan ramadan.
“Dan Nabi kalau sudah masuk ke dalam masjid Nabawi, maka Beliau tidak lagi keluar kecuali hanya untuk perkara darurat saja,” jelas UAS.
Saat melakukan itikaf, hendaknya seorang muslim menguatkan ikatan kain atau menahan diri dari hasrat biologis.
Untuk menjaga kekhusyukan dan sikap tawadhu, ada juga sebagian yang berpendapat tidak melakukan hubungan sama sekali.
Segala ucapan, sikap, perilaku dan kesadaran hamba dalam melakukan i'tikaf hanya difokuskan kepada Allah SWT.
“Mereka yang itikaf, juga membangunkan istri maupun keluarga untuk menunaikan sholat tahajud serta sholat-sholat malam,” tambah UAS.
Melakukan i'tikaf bukanlah perkara mudah, namun demikian ada yang lebih susah, yakni bersikap konsisten dengan i'tikaf.
Baca Juga: Wahyu Kenzo Terlibat Tindak Pencucian Uang, Nama Raffi Ahmad Kembali Terseret: Mana Gue Tahu
“Menjaganya tetap istiqomah, menjaganya tetap konsisten, berkelanjutan, itulah yang lebih susah,” terang Ustaz Abdul Somad.
Pada 10 hari terakhir ramadan, membebaskan seorang mukmin yang dalam kesulitan adalah sebuah anjuran.
Demikian ibadah i'tikaf di sepuluh hari terakhir bulan Ramadan yang dikutip Ayojakarta pada Selasa, 11 April 2023 dari kanal Youtube Nur Ilmi. ***

Share this article
Ustaz Abdul Somad bagikan kebiasaan ibadah rutin yang dilakukan Rasulullah SAW di 10 hari terakhir Ramadan, apa saja?