AYOJAKARTA.COM - Dalam sebuah kajian, Ustaz Adi Hidayat mengingatkan perlunya setiap hamba menjaga kewaspadaan terhadap kemunculan cicak.
Sebab setiap hewan yang telah diciptakan Allah SWT, menurut Ustaz Adi Hidayat memiliki nilai hikmah bagi orang beriman.
Keberadaan atau kemunculan hewan seperti cicak ataupun nyamuk bisa menjadi pengingat bagi hamba akan pentingnya menjaga kebersihan.
“Hikmah Allah SWT ketika menciptakan sesuatu, ada ujian kemaslahatan dan ujian kemudaratan yang perlu kita ketahui,” jelas Ustaz Adi Hidayat.
Seperti ketika Allah SWT menciptakan lebah, tidak lain supaya manusia mengambil kebaikan madu atau sengatnya untuk kesehatan.
“Ada keburukan yang harus kita hindari, misalnya nyamuk untuk menunjukkan ada lingkungan yang harus dibersihkan,” imbuh Ustaz Adi Hidayat.
Begitupun dengan kehadiran cicak yang memang dihadirkan Allah SWT sebagai ujian mudarat dan keimanan.
“Bukankah ketika cicak datang menandakan bahwa banyak kotoran yang berada di situ? yang dimakan juga yang kotor, apa makanan cicak?” tanya Ustaz Adi Hidayat.
Baca Juga: Viral! Benarkah Hadits Ibadah Nisfu Syaban Itu Palsu? Ini Kata Ustaz Adi Hidayat Selengkapnya!
Karena itu kemudian Rasulullah SAW memerintahkan umatnya untuk membunuh cicak yang disebut sebagai hewan fasik kecil.
“Selain membawa kotoran, cicak juga pernah meniup-niup api yang sedang membakar Nabi Allah, Ibrahim supaya semakin menyala,” tambahnya kepada jemaah.
Dalam satu riwayat diceritakan tentang peran yang dilakukan cicak sewaktu Nabi Allah, Ibrahim AS tengah dibakar hidup-hidup oleh Raja Namrud.
Ada dua jenis hewan yang sikap serta perbuatannya bisa dijadikan sebagai teladan bagi manusia, yakni semut dan cicak.
Baca Juga: Setelah Malam Nisfu Syaban, Ustaz Adi Hidayat Beberkan Amalan Jelang Bulan Puasa Berikut Ini
Saat kobaran api menyelimuti tubuh Nabi Allah, Ibrahim AS semut dengan gigihnya mencari air dan berusaha untuk memadamkan api.
Burung dan hewan lain yang melihat perilaku semut kemudian mempertanyakan tujuannya yang sibuk mencari air.
Mendengar jawaban semut yang ternyata sedang berusaha memadamkan kobaran api membuat burung dan hewan lain semakin keheranan.
“Tidak mungkin setetes air yang ada di mulutmu mampu memadamkan kobaran api yang sangat besar itu,” kata burung mewakili hewan lain.
Semut yang telah menyadari bahwa usahanya untuk menolong Nabi Ibrahim AS dari kobaran api akan dianggap sia-sia kemudian memberikan jawaban.
“Memang air ini tidak akan bisa memadamkan api itu, paling tidak semua akan melihat bahwa aku di pihak yang mana,” jawab semut.
Sementara tiupan cicak yang tentu saja tidak mempengaruhi api, membuat semua melihat di pihak mana cicak berpihak.
Demikian perlunya mewaspadai cicak seperti dikutip Ayojakarta dari YouTube Kajian Islam Official pada Kamis, 9 Maret 2023.***

Share this article
Berikut nasihat Ustaz Adi Hidayat terkait apa yang harus dilakukan jika di rumah banyak terdapat cicak.