AYOJAKARTA.COM –- Banyak beredar cara beribadah di malam Nisfu Syaban, Ustaz Adi Hidayat menjelaskan hal yang bikin kaget.
Benarkah banyak hadits palsu terkait ibadah di malam Nisfu Syaban? Lalu apa ibadah Nifsu Syaban yang sebenarnya?
Malam Nisfu Syaban adalah penuh sejarah karena merupakan malam dimana arah kiblat berubah dari Masjidil Aqsa ke Masjidil Haram di Mekkah.
Dikutip oleh AyoJakarta.com melalui salah satu akun TikTok @kingsalmanstore pada 8 Maret 2023, Ustaz Adi Hidayat mengakui banyaknya haidts palsu yang beredar di kaum muslim, terutama hadits amalan nisfu syaban.
Hadits- hadits palsu ini terkait untuk melakukan ibadah tertentu di malam Nisfu Syaban. Namun, bagaimana akan kebenarannya?
Ustaz Adi Hidayat menjawab melalui sebuah video yang beredar, terkait amalan-amalan tertentu yang dilakukan di malam Nisfu Syaban.
“Tidak ada amalan yang spesifik di malam nisfu syaban,” terang Ustaz Adi Hidayat.
Ustaz Adi Hidayat yang akrab disapa UAH ini menekankan bahwa Nabi Muhammad SAW hanya menjelasksan bahwa malam nisfu syaban termasuk salah satu malam yang mulia.
“Rasulullah hanya menjelaskan bahwa ini malam Nisfu Syaban yang mulia, maka para sahabat hanya perbanyak beribadah di hari itu,” jelas Ustaz Adi Hidayat
UAH yang juga menjadi penggerak dan pelopor sebuah komunitas pemuda hijrah juga menjelaskan terkait banyaknya hadits palsu.
“Jadi misal ada yang bilang harus salat Nisfu Syaban, itu hadits palsu,” kata UAH.
Baca Juga: Setelah Malam Nisfu Syaban, Ustaz Adi Hidayat Beberkan Amalan Jelang Bulan Puasa Berikut Ini
Kepalsuan ibadah yang dikhususkan untuk malam Nisfu Syaban bahkan menurut Ustaz Adi Hidayat tidak tertera di kitab yang berisi hadits palsu.
“Mereka (ibadah khusus) di malam Nisfu Syaban bahkan tidak ditulis di kitab hadis palsu, saking palsunya,” terang UAH.
Ustaz Adi Hidayat juga menyatakan bahwa beberapa amalan khusus di malam nisfu syaban adalah kesepakatan ulama, bukan hadits.
Lebih lanjut, apa yang seharusnya dilakukan saat malam nisfu syaban adalah perbanyak istighfar, sholatul lail, salat malam, tahajud, hingga baca qur’an.
“Para sahabat hanya perbanyak beribadah, seperti istighfar, salat malam, seperti tahajud hingga baca Al-Qur’an,” tutup Ustaz Adi Hidayat.***(Zharifah Ardiana)
Share this article
Benarkah banyak hadits palsu terkait ibadah di malam Nisfu Syaban? Lalu apa ibadah Nifsu Syaban yang sebenarnya?