Waspada Banyak Cicak di Rumah, Bunuh atau Biarkan? Ternyata Pertanda Buruk Kata Ustadz Adi Hidayat

Ustadz Adi Hidayat (UAH) beberkan apa yang harus dilakukan jika ada hewan cicak di rumah, sebut harus dibunuh.
Ustadz Adi Hidayat (UAH) beberkan apa yang harus dilakukan jika ada hewan cicak di rumah, sebut harus dibunuh.

AYOJAKARTA.COM – Di setiap rumah pasti sering dijumpai hewan cicak menempel di plafon rumah.

Ternyata datangnya hewan ini di rumah menjadi salah satu pertanda buruk.

Pertanda apa itu? Ustadz Adi Hidayat (UAH) beberkan penjelasannya berdasarkan hadits.

Ustadz Adi Hidayat (UAH) menuturkan bahwa cicak termasuk hewan yang diciptakan Allah SWT sebagai ujian mudharat termasuk juga ujian keimanan.

Baca Juga: Viral Video Qoriah Membaca Al-Quran Disawer Menuai Kritikan, Begini Nasihat Bijak Ustadz Adi Hidayat

“Saya ingin bertanya, soal hadist yang intinya menyebutkan bahwa membunuh cicak atau tokek mendapatkan pahala, baik sekali pukulan, dua kali sampai empat kali?” tanya jamaah kepada Ustadz Adi Hidayat, dikutip dari YouTube Kajian Islam Official, Ahad, 8 Januari 2023.

Ustadz Adi Hidayat menjelaskan bahwa cicak datang menunjukkan banyak kotoran yang ada di situ, ada bakteri yang dia bawa kotoran-kotoran yang ada di sekitarnya.

Selain itu, makanan cicak juga kotor juga yaitu nyamuk.

Jadi hal ini menunjukan bahwa ketika cicak hadir itu diciptakan oleh Allah bukan diciptakan untuk dibunuh.

Melainkan diciptakan untuk menandakan ada mudharat di sekitaran itu dengan kotoran-kotoran untuk menunjukan ada yang kotor dan tidak bagus termasuk dirinya sendiri.

Baca Juga: Rahasia Dahsyat Hari Jumat: Doa di Waktu Mustajab akan Langsung Terkabul, Begini Penjelasan Ustadz Adi Hidayat

“Nabi Muhammad SAW memerintahkan untuk membunuh cicak, membunuh cicak dapat pahala di situ, membunuh cicak itu seperti kita membunuh nyamuk,” ujar Ustadz Adi Hidayat.

Menurut UAH membunuh cicak untuk menunjukkan adanya kotoran-kotoran agar yang hikmahnya harus dijauhkan, karena cicak harus dibunuh.

Ketika membunuh cicak bukan hanya mendapatkan pahala tetapi menghilangkan keburukan-keburukan yang mungkin muncul.

Lebih lanjut Ustadz Adi Hidayat juga menjelaskan bahwa membunuh cicak termasuk mengusir jin, karena jin senang di tempat yang kotor.

UAH mengungkapkan bahwa ketika ada cicak di beberapa tempat biasanya terdapat jin di tempat tersebut.

Baca Juga: Bolehkah Umat Islam Merayakan Tahun Baru? Begini Hukumnya Menurut Ustadz Abdul Somad dan Ustadz Adi Hidayat

“Makanya saya bisa katakana kalau ada cicak di beberapa tempat itu jin biasanya ada di situ, karena senang di tempat-tempat yang kotor biasanya,” jelas UAH.

Nabi menyebut cicak dengan hewan fasik kecil. Selain membawa kotoran cicak pernah juga meniup-niup api yang sedang membakar Nabi Ibrahim supaya api makin menyala.

Maka dari itu, hendaknya cicak dibunuh dengan sekali pukulan saja, karena dalam satu pukulan untuk cicak terdapat 100 kebaikan.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# cicak
# UAH
# Ustadz Adi Hidayat
# Ustadz Adi Hidayat

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.