AYOJAKARTA.COM – Berikut contoh teks sambutan pembuka untuk Ketua KPPS saat Pemilu 2024.
KPPS merupakan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara yang dibentuk PPS setempat.
Jumlah KPPS setiap TPS sebanyak tujuh orang yang mempunyai tugas dan wewenang masing-masing.
Salah satu tugas Ketua KPPS yaitu memimpin jalannya rapat pemungutan suara dan memberi sambutan untuk membuka acara penyelenggaraan pemungutan suara saat Pemilu 2024.
Baca Juga: Kamu Penghafal Al-Qur'an? Berikut 5 PTN yang Membuka Jalur untuk Hafidz Qur'an
Dikutip AyoJakarata.com dari TikTok @darnoenjoy yang diunggah pada Minggu 4 Februari 2024, video viral itu telah ditonton sebanyak 712 ribu tayangan, 20,7 ribu disukai dan 14 ribu disimpan.
Di komentar banyak yang curhat bahwa dirinya baru pertama kali menjadi KPPS dan langsung menjadi ketua.
“Baru dipilih jadi KPPS malah jadi ketua, mudah-mudahan bisa bicara depan umum seperti ini,” tulis @Awal di komentar.
Berikut contoh sambutan pembukaan Kketua KPPS saat Pemilu 2024 nanti pada 14 Februari.
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, selamat pagi, dan salam sejahtera bagi kita semua.
Yang kami kepada rekan-rekan KPPS TPS 212, yang kami hormati pengawas TPS, saksi dan bapak ibu pemilih.
Kami menyampaikan bahwa pada hari ini Rabu, 14 Februari 2024, kami akan membuka rapat pemungutan suara sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Sesuai dengan ketentuan, apabila di Tempat Pemungutan Suara (TPS) telah hadir pengawas TPS, saksi, atau pemilih pada pukul 07.00, maka rapat pemungutan suara dapat dimulai.
Oleh karena itu, dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, rapat pemungutan suara di TPS 212 kami nyatakan dibuka.
Baca Juga: Catat! Ini Dia Daftar Minimal Tinggi Badan yang Diperlukan Untuk Masuk ke Sekolah Kedinasan
Selanjutnya, kami akan mengucapkan sumpah dan janji kepada rekan-rekan KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) dan petugas ketertiban.
Para petugas ketertiban, dipersilahkan menempatkan diri. Demi Allah, saya bersumpah, dan seterusnya… Bapak/Ibu yang kami hormati, kami telah mengucapkan sumpah dan janji.
Untuk itu, kami akan segera melaksanakan pemungutan suara. Kami akan menempatkan diri di kursi kami untuk melayani pemilih yang telah hadir.
KPPS lain akan membuka kotak suara satu per satu, menghitung, dan mencocokan jumlahnya. Setelah itu, kotak suara akan kami segel kembali untuk memasukkan surat suara yang telah dicoblos.
Baca Juga: Hore! Bansos PKH Sudah Dicairkan oleh Bank Ini, Mungkinkah Disalurkan Bersamaan dengan BPNT?
Kami akan membuka kotak suara yang pertama, yaitu kotak suara pemilihan Presiden dan Wakil Presiden. Berikutnya, kotak suara pemilihan DPR RI, kemudian kotak suara pemilihan DPD, selanjutnya kotak suara pemilihan anggota DPRD provinsi, dan kotak suara pemilihan DPRD kabupaten/kota.
Kota yang kami hormati, kotak telah kosong dan akan kami segel untuk kami tempatkan di tempat memasukkan surat suara.
Karena semuanya telah siap, kami akan mulai memanggil pemilih pertama. Namun sebelumnya, izinkan saya memberikan penjelasan kepada para pemilih tentang beberapa hal.
Pertama, pemilih Daftar Pemilih Tetap (DPT) akan mendapatkan 5 jenis surat suara. Pemilih Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) akan mendapatkan surat suara sesuai dengan daerah pemilihan mereka. Pemilih yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) warga setempat namun tidak terdaftar dalam DPT akan mendapatkan 5 surat suara.
Baca Juga: Teks Sambutan Pidato Menteri Pendidikan Hari Guru Nasional 2023, Link Download PDF di Sini
Setelah itu, Ibu akan menerima surat suara dari kami. Mohon diperiksa apakah surat suaranya rusak dan pastikan sudah ditandatangani oleh ketua KPPS. Dalam memberikan suara, kami telah menyediakan alat coblos yang dapat digunakan untuk menentukan pilihan.
Untuk pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, pemilih dapat mencoblos pada nomor urut calon, foto calon, nama calon, atau gambar partai pengusul.
Untuk pemilihan DPR RI, pemilih dapat memberikan suara pada nomor urut partai, gambar partai, atau nama calon legislatif. Sedangkan pada surat suara DPD, pemilih dapat mencoblos pada nomor urut calon, gambar calon, atau nama calon.
Dengan penjelasan ini, kami akan mulai memanggil para pemilih. Mohon izin, nanti kami akan mendahulukan pemilih yang berprioritas.
Itulah contoh teks sambutan untuk Ketua KPPS dalam Pemilu 2024 yang akan dilaksanakan nanti 14 Februari.***

Share this article
Berikut ini contoh teks sambutan Ketua KPPS sebelum pemungutan suara pada Pemilu 14 Februari 2024 mendatang.