5 Kota Memiliki Tradisi Unik saat Bulan Ramadhan, Ada yang Sudah Berlangsung Berabad-abad

Para ibu-ibu di Jogja sedang membuat kue apem untuk tradisi Apeman jelang bulan Ramadhan.
Para ibu-ibu di Jogja sedang membuat kue apem untuk tradisi Apeman jelang bulan Ramadhan.

AYOJAKARTA.COM – Sebagai negara yang memiliki keanekaragaman budaya, di momen Ramadhan banyak tradisi yang dilakukan berbagai kota di Indonesia.

Berbagai tradisi biasanya sudah dilakukan secara turun temurun, dan hingga kini masih terus dilaksanakan oleh beberapa kota untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan.

Dikutip dari tayangan YouTube Art is Data, berikut 5 kota yang memiliki tradisi unik saat bulan Ramadhan.

Baca Juga: 5 Tips Motivasi Bekerja di Bulan Ramadhan, Puasa Bukan Alasan untuk Malas

1. Kota Aceh (Tradisi Meugang)

Tradisi Meugang dilakukan oleh masyarakat di Kota Aceh dengan cara menyembelih hewan ternak.

Biasanya penyembelihan hewan ternak di tradisi Meugang ini dilakukan 2 hari jelang bulan suci Ramadhan.

Setelah disembelih, nantinya bagian daging akan dibagikan kepada tetangga atau masyarakat sekitar.

Kemudian untuk sebagian lagi akan disantap bersama dengan keluarga dan tradisi ini sudah dilakukan sejak ratusan tahun yang lalu.

Tepatnya sejak masa kerajaan, kala itu tahun 1607 Masehi, Sultan Iskandar Muda memotong hewan dalam jumlah banyak lalu dagingnya dibagikan secara gratis kepada seluruh rakyatnya.

Hal ini dilakukan sebagai rasa syukur atas kemakmuran rakyatnya dan rasa terimakasih kepada rakyatnya.

Baca Juga: Cair di Awal Ramadhan! BLT Rp600-Rp900 Ribu Sudah Cair di 4 Wilayah, Berikut Informasi Selengkapnya

2. Kota Semarang (Tradisi Dugderan)

Berikutnya ada kota Semarang yang juga memiliki tradisi unik jelang Ramadhan yakni Dugderan.

Dugderan merupakan tradisi di mana masyarakat kota Semarang akan melakukan festival untuk menyambut bulan Ramadhan.

Biasanya tradisi ini digelar oleh masyarakat Kota Semarang 1 atau 2 minggu sebelum Ramadhan tiba.

Saat ini tradisi Dugderan ini dikenal sebagai pesta rakyat, yang acaranya identik dengan dentuman meriam, kembang api, tari japing, arak-arakan, tari bedug, dan ritual pengumuman awal puasa Ramadhan.

Tradisi Dugderan ini sudah dilakukan sejak tahun 1882 pada masa kepemimpinan Tumenggung Aryo Purboningrat.

Selain sebagai sarana hiburan, tradisi Dugderan ini juga dimaksudkan sebagai sarana dakwah Islam.

Baca Juga: Bolehkan Berkumur dan Gosok Gigi saat Sedang Puasa Ramadhan? Ini Penjelasan dan Hukumnya

3. Kota Sumatera Barat (Tradisi Balimau)

Balimau adalah tradisi mandi dengan menggunakan jeruk nipis yang berkembang di kalangan masyarakat Minangkabau.

Tradisi ini biasanya dilakukan pada kawasan tertentu yang memiliki aliran sungai atau tempat pemandian.

Diwariskan secara turun temurun, tradisi Balimau ini diinformasikan sudah berlangsung berabad-abad.

Latar belakang dari tradisi Balimau ini adalah membersihkan diri secara lahir dan batin sebelum memasuki bulan suci Ramadhan.

Sesuai dengan ajaran dari agama Islam yaitu mensucikan diri sebelum umat muslim menjalankan ibadah puasa Ramadhan.

Baca Juga: Wajah KPM Pasti Sumringah, Inilah Delapan Jenis Bantuan Sosial yang Akan Disalurkan di Bulan Ramadhan 1445 Hijriah

4. Kota Yogyakarta (Tradisi Apeman)

Tradisi Apeman ini sudah dilakukan secara turun-temurun oleh masyarakat Jawa Tengah dan juga kota Yogyakarta.

Biasanya tradisi ini diawali dengan kegiatan berziarah terlebih dahulu untuk mendoakan keluarga yang sudah meninggal.

Lalu dilanjutkan dengan memasak kue tradisional bernama kue Apem kemudian dibagikan kepada keluarga maupun para tetangga.

Kue apem yang terbuat dari tepung beras ini menyimbolkan permohonan maaf atas dosa yang telah dilakukan.

Baca Juga: Update! 8 Bansos Ini Siap Cair Selama Bulan Ramadhan, Bantuan Apa Saja?

5. Berbagai kota di Jawa Tengah (Tradisi Nyadran)

Nyadran adalah tradisi pembersihan makam sekaligus ziarah ke makam keluarga untuk mendoakan mereka yang telah meninggal.

Tidak hanya dalam bentuk ziarah saja, Nyadran ini juga dilakukan di masjid maupun mushola dan sudah diwariskan sejak zaman Walisongo.

Mulanya tradisi nyadran ini berasal dari budaya Hindu-Budha, sejak abad ke-15 para wali Songo menggabungkan tradisi tersebut dengan dakwah agar agama Islam bisa dengan mudah diterima.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Ramadhan
# unik
# tradisi

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.