AYOJAKARTA.COM — Banyak orang yang selain bekerja jadi lebih sering tidur selama puasa di bulan Ramadhan.
Pasalnya, ada hadits yang tersebar di masyarakat tentang tidur di bulan puasa Ramadhan. Namun, sering tidur selama puasa di bulan Ramadhan bisa berdampak pada kesehatan tubuh.
Apakah dampak sering tidur selama puasa di bulan Ramadhan?
Tidur di bulan puasa Ramadhan memang banyak dilakukan oleh orang-orang. Memang ada hadits yang berisi demikian.
Namun ternyata, dikutip dari NU Online, hadits tersebut tergolong dhaif atau lemah dari segi hukum haditsnya sehingga kurang shahih atau valid.
Baca Juga: Gak Cuma Kurma, Ini 3 Rekomendasi Makanan dan Minuman Rendah Kalori untuk Buka Puasa Ramadhan
“Itu memang berdasarkan hadits Nabi ya yang tersebar gitu. Tidurnya orang puasa itu ibadah, tapi ini mohon maaf ternyata haditsnya itu dhaif,” jelas Dokter Raehanul Bahraen dalam video di akun Instagram @raehanul_bahraen.
Lebih lanjut, Dokter Raehanul Bahraen juga menegaskan kalau banyak ulama yang sependapat mengambil kesimpulan haditsnya dhaif.
“Banyak ulama yang mendhaifkan,” jelasnya.
Selain dari segi hukum haditsnya dhaif, ternyata sering tidur selama puasa di bulan Ramadhan juga berdampak pada kesehatan tubuh.
Tidur selama puasa di bulan Ramadhan yang dilakukan dengan sering atau tidur-tiduran terus bisa membuat tubuh lemas.
Baca Juga: Menu Sahur: 4 Buah Terbaik untuk Mengawali Puasa, Murah Bisa Beli di Warung
“Dan juga kalau kita bicara secara medis gitu, ya, menghabiskan waktu selama puasa untuk tidur-tiduran terus, ini yang bikin lemes tuh itu,” ujarnya.
Kemudian dia menjelaskan kalau tubuh bergerak aktif akan memproduksi hormon anti insulin.
“Iya karena dengan kita bergerak, tubuh akan mengeluarkan hormon anti insulin. Jadi, justru tidur-tiduran itu yang bikin kita lemas seharian,” jelasnya.
Sang dokter berpesan kalau boleh tidur asal jangan berlebihan dan menghabiskan waktu.
“Tidur boleh asal jangan berlebihan dan jangan dihabiskan waktu,” pesannya.***

Share this article
Tidur di bulan puasa Ramadhan memang banyak dilakukan oleh orang-orang. Memang ada hadits yang berisi demikian.