AYOJAKARTA.COM - Umat muslim di seluruh dunia kini sedang menjalankan ibadah wajib di bulan Ramadan, yaitu puasa.
Salah satu syarat menjalankan puasa Ramadan adalah membaca niat.
Niat di sini bukan hanya sekadar ucapan, melainkan juga berasal dari hati untuk menjalankan ibadah puasa Ramadan dengan ikhlas.
Baca Juga: Niat Puasa Ramadhan Sebulan Penuh dengan Bacaan Arab, Latin dan Artinya
Disebutkan dalam hadis Bukhari dan Muslim bahwa setiap amal atau ibadah tergantung pada niatnya.
"Sesungguhnya setiap amal itu tergantung pada niatnya dan setiap orang akan mendapatkan (balasan) sesuai dengan apa yang ia niatkan." (HR. Bukhari dan Muslim).
Berdasarkan hadis di atas, kita dapat mengetahui bahwa niat puasa tidak bisa diabaikan begitu saja.
Niat juga merupakan bentuk dari keteguhan hati dalam menjalankan suatu ibadah karena Allah SWT.
Niat puasa Ramadan bisa dibaca secara lisan maupun hanya dibaca dalam hati.
Baca Juga: Jadwal Imsakiyah 1 Ramadhan 1446 H Kota Jakarta dan Sekitarnya, Dilengkapi dengan Waktu Sholat
Namun, para ulama menganjurkan untuk melafalkan atau mengucapkan dengan lafaz yang jelas.
Dilansir ayojakarta.com dari laman baznas.go.id, berikut bacaan niat puasa Ramadan.
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِله تَعَالَى
Nawaitu shauma ghodin ‘an ada’i fardhi syahri ramadhana hadzihis sanati lillahi ta‘ala.
Artinya, "Aku berniat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadan tahun ini karena Allah Ta'ala."
Baca Juga: Bikin Puasa Tetap Bugar dan Anti Lemas! 4 Pilihan Makanan dan Minuman Sehat untuk Sahur
Adapun waktu yang dianjurkan untuk melafalkan niat puasa Ramadan adalah sejak malam hari hingga sebelum waktu subuh.
Hal tersebut sebagaimana terdapat dalam mazhab Syafi,i.
Jadi, umat muslim dapat berniat setiap malam sebelum menjalankan ibadah puasa keesokan harinya.
Demikian adalah bacaan niat puasa Ramadan.***

Share this article
Adapun waktu yang dianjurkan untuk melafalkan niat puasa Ramadan adalah sejak malam hari hingga sebelum waktu subuh