AYOJAKARTA.COM - Berikut adalah nasihat Ustaz Abdul Somad mengenai suka mengeluh karena hidup tidak enak.
Setiap umat manusia pasti pernah mengeluhkan tentang hidupnya yang tidak seindah cerita dongeng.
Cerita dongeng yang begitu indah kadang kali menjadi titik tumpu atau patokan hidup yang sesungguhnya.
Sayangnya, kadang kali manusia lupa bahwasannya setiap orang dilahirkan dengan jalan hidup yang berbeda-beda.
Setiap manusia sudah diberikan jalan takdir yang berbeda-beda oleh Allah SWT sesuai dengan kemampuan hambanya.
Dalam salah satu ceramahnya, Ustaz Abdul Somad pernah memberikan nasihat mengenai masih suka mengeluh karena hidup tidak enak.
Ustaz Abdul Somad menyampaikan bahwa tidak ada hidup manusia yang seluruhnya penuh dengan kenikmatan.
Dijelaskan oleh Ustaz Abdul Somad atau UAS bahwasannya keturunan Nabi Muhammad SAW penuh dengan penderitaan.
“Keturunan Nabi penuh dengan penderitaan, apalagi kita yang bukan siapa-siapa,” jelas UAS dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Dhany Bias pada Jumat (10/3/2023).
“Ini baru salat subuh dua kali, (ngeluh) kenapa hidupku susah, kemarin waktu belum hijrah perasaan enak-enak aja, sekarang setelah hijrah nih penuh dengan kesulitan,” sambungnya.
UAS mengatakan bahwa dalam hidup ini tidak ada manusia yang hidupnya selalu dipenuhi dengan hal-hal yang menurut kita nikmat.
“Fa inna ma’al usri yusra, Inna ma’al usri yusra, tidak ada orang di hidup ini yang hidupnya enak-enak aja,” katanya.
Baca Juga: Ingin Hati Tenang dan Jauh dari Kegelisahan, Ustaz Abdul Somad Sarankan Lakukan Amalan Ini!
Lebih jauh UAS menyampaikan bahwa seseornag tidak bisa hanya melihat nikmatnya hidup orang lain hanya dari sisi luarnya saja.
Kemudian, UAS pun mengingatkan bahwa setiap manusia memiliki kesulitan.
“Ada tuh pak Ustaz pejabat-pejabat itu enak? Kau kan lihat permukaannya aja. Air tenang, tapi riya nya di dalam luar biasa,” ucapnya.
“Jadi sesungguhnya setiap manusia ini punya kesulitan hanya saja tidak ngobrol, kalau kita cerita kita tau semua kesulitannya. Tapi dia tidak mau cerita pak Ustaz, ya tidak, itu aib diri dia, itu kekurangan diri dia,” tutupnya.***

Share this article
UAS mengatakan dalam hidup tidak ada manusia yang selalu dipenuhi dengan hal-hal yang menurut kita nikmat.