AYOJAKARTA.COM -- Puasa Ramadan sebentar lagi, bulan suci Ramadan memang sudah dinanti-nantikan seluruh umat Islam di dunia.
Adapun dalam menjalankan ibadah puasa Ramadan harus memperhatikan adab-adab berpuasa.
Selain menjalankan sebagai kewajiban bagi umat Islam, puasa juga adalah salah satu rukun iman terhadap Allah SWT.
Baca Juga: Benarkah Tiara Andini Sudah Tahu Hubungan Alshad dan Nissa Asyifa? Curhatan di Twitter Jadi Sorotan
Selama menjalankan puasa Ramadan hendaklah para umatnya memperhatikan adab berpuasa seperti makan sahur, menahan berbicara kotor, menumbuhkan sifat dermawan, membaca Al Quran, menyegerakan berbuka, dan berdoa saat berbuka puasa.
Dengan memperhatikan hal tersebut, maka yakinlah Allah SWT akan melipat gandakan pahalamu, seperti apa yang dianjurkan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi wa sallam, dikutip dari kanal YouTube Yufid TV, Selasa (21/3/203).
Baca Juga: Kontroversi Gaya Hidup Mewah Istri Sekda Riau, Ngaku Tiket Promo Ternyata Duduk di Business Class!
1. Makan Sahur
Diriwayatkan dari Anas Radhiyallahu Anhu, bahwasanya Rasulullah Shallallahu Alaihi wa sallam pernah bersabda, yakni.
Yang artinya: "Makan sahurlah kalian karena sesungguhnya pada sahur itu terdapat keberkahan," ( Muttafaqun 'alaih).
Adapun sahur hanya dengan seteguk air, itu sudah terhitung dengan makan sahur.
Berdasarkan hadits Abdullah bin Amr Radhiyallahu 'anhuma beliau berkata, Rasulullah Shallallahu Alaihi wa sallam bersabda yang artinya,
"Makan sahurlah kalian meskipun dengan seteguk air," (Shahiih al-Jaami'ish Shaghiir).
Disunnahkan untuk mengakhirkan sahur makan sahur, sebagaimana yang diriwayatkan dari Anas, dari Zaid bin Tsabit dia berkata " Kami pernah makan sahur bersama Rasulullah Shallallahu Alaihi wa sallam, setelah itu beliau langsung berangkat shalat.
Aku berkata, "Berapa lama jarak antara adzan dan sahur?, Dia menjawab, "Kira-kira seperti bacaan 50 ayat," (Muttafaqun Alaih).
Apabila adzan telah terdengar dan makanan atau minuman masih ditanganya, maka boleh ia memakan atau meminumnya. Berdasarkan hadits Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu ia berkata, Rasulullah Shallallahu Alaihi wa sallam bersabda yang artinya.
"Barang siapa di antara kalian yang mendengar adzan dan bejana (Makanan) masih di tangannya, maka janganlah ia menaruhnya sebelum ia menyelesaikan makannya," (Shahiih al-Jaami'ish Shaghiir).
2. Menahan diri dari pembicaraan yang tidak bermanfaat dan kata-kata kotor, atau yang semisal dengannya dari hal-hal yang bertentangan dengan tujuan puasa
Terkait hal itu diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, bahwasannya Rasulullah Shallallahu Alaihi wa sallam bersabda yang artinya.
"jika pada hari salah seorang di antara kalian berpuasa, maka janganlah ia mengucapkan kata-kata kotor, membuat kegaduhan dan tidak juga melakukan perbuatan orang-orang yang bodoh, dan jika ada orang yang mencacinya atau menyerangnya, maka hendaklah ia mengatakan, 'sesungguhnya aku sedang berpuasa.'"(Muttafaqun Alaih).
Rasulullah Shallallahu Alaihi wa sallam bersabda yang artinya.
"Barangsiapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta, jutsu mengerjakanya, maka Allah tidak peduli dengan orang itu ketika dia meninggalkan makanan dan minumannya (puasanya)." (HR. Bukhari).
Baca Juga: Menpan RB Keluarkan Surat Edaran Perihal Pengadaan ASN 2023, Apa Saja Bidang yang Dibutuhkan?
3. Bersikap dermawan dan memperbanyak membaca Al Quran
Hal itu diriwayatkan dari Ibnu Abbas Radhiyallahu 'anhuma dia berkata.
"Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu Alaihi wa sallam adalah orang yang paling pemurah dalam kebaikan dan beliau akan lebih dermawan dari hari-hari biasanya di bulan Ramadan, ketika Jibril datang menemuinya dan adalah Jibril selalu datang menemuinya setiap malam air malam-malam bulan Ramadan hingga Ramadan selesai, Rasulullah Shallallahu Alaihi wa sallam membacakan Al-Quran kepada Jibril. Dan disaat beliau bertemu jibril, beliau lebih murah lebih dermawan dibanding angin yang berhembus dengan lembu." (Muttafaqun' alaih).
4. Menyegerakan Berbuka
Diriwayatkan dari Sahl bin Sa'ad Radhiyallahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa sallam bersabda yang artinya.
"Umat manusia akan tetap baik selama mereka menyegerakan berbuka puasa." (Muttafaqun Alaih).
Baca Juga: Unggah Foto Gendong Gala Sky di Tanah Suci, Netizen Doakan Thariq Halilintar dan Fuji Balikan
5. Berbuka puasa dengan apa yang mudah
Diriwayatkan dari Anas, dia berkata: " Nabi bisa berbuka dengan ruthab (kurma segar) sebelum mengerjakan shalat. Jika beliau tidak mendapatkan ruthab, maka beliau berbuka dengan beberapa buah tamr (kurma masak) dan jika tidak mendapatkan tamr, maka beliau berbuka dengan air." (HR. Abu Dawud).
6. Berdoa ketika berbuka puasa
"Rasulullah Shallallahu Alaihi wa sallam bersabda jika hendak berbuka puasa harus selalu membaca doa.
Baca Juga: Perppu Cipta Kerja Resmi Disahkan DPR, Fraksi Demokrat dan PKS Menolak Hingga Walk Out
ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوْقُ وَثَبَتَ اْلأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ
Dzahaba-zh Zama'u Wabtalati-I 'Uruuqu waTsabatal-I Ajru, Insyaa Allah.
Artinya: "Telah hilang rasa haus dan telah basah urat-urat, serta telah ditetapkan pahala, insya Allah," (HR. Abu Dawud).

Share this article
Informasi lengkap seputar 6 adab berpuasa mulai dari sahur hingga berbuka. Bisa banjir pahala dan berkah yang berlipat