AYOJAKARTA.COM--Di bulan Ramadan ini seluruh umat Islam di seluruh dunia diwajibkan untuk berpuasa.
Di bulan Ramadan ini umat muslim akan berlomba-lomba beribadah untuk mendapatkan kebaikan atau pahala karena di bulan yang suci ini Allah akan melipatgandakan pahala bagi orang yang menabur kebaikan.
Meskipun demikian, ada beberapa golongan orang yang tidak wajib berpuasa, salah satunya yakni wanita yang sedang haid.
Lantas bagaimana cara agar wanita haid tetap bisa mendapatkan pahala di bulan Ramadan ini?
Pengasuh Lembaga Pengembangan Dakwah dan Pondok Pesantren Al-Bahjah, Cirebon yakni Buya Yahya memberikan penjelasan mengenai amalan yang bisa dikerjakan oleh wanita haid.
“Wanita sedang halangan, amalan apa saja yang boleh dilakukan selain membaca selawat?” Tanya salah satu jamaah dikutip ayojakarta.com melalui YouTube Al-Bahjah TV, Kamis (30/3/2023).
Buya Yahya mengatakan bahwa wanita yang sedang dalam keadaan haid tetap bisa melakukan semua kebaikan kecuali hal yang dilarang.
Adapun beberapa hal atau ibadah yang dilarang dikerjakan oleh wanita yang sedang haid adalah salat, puasa, membaca Alquran, menyentuh dan membawa Alquran, tawaf, serta tidak boleh berhubungan badan.
Ada pengecualian bagi wanita yang sedang haid bisa membaca Alquran jika untuk mengulang hafalan menurut Mazhab Imam Malik dan lainnya.
Beberapa amalan yang bisa dikerjakan oleh wanita yang sedang haid menurut Buya Yahya yakni sebagai berikut.
1. Dzikir
Bisa zikir apa saja bebas meskipun diambil dari bacaan yang ada di dalam Alquran. Tidak ada larangan bagi wanita haid untuk terus berzikir kepada Allah.
Dzikir yang biasa dibaca setiap hari maka juga bisa terus dibaca ketika wanita yang dalam masa haid.
2.Tetap bangun di malam hari seperti biasanya ketika salat tahajud
Wanita yang sedang halangan mengerjakan tetap bisa mengerjakan ibadah di waktu yang sama setiap harinya seperti saat tidak haid.
Misalnya terbiasa bangun malam untuk salat tahajud, maka tetap bisa bangun malam di waktu yang sama seperti sedang tidak haid.
Namun yang membedakan ketika biasanya dia akan salat tahajud, ketika sedang halangan maka diganti dengan membaca dzikir dan memohon ampunan kepada Allah SWT.
Menurut Buya Yahya hal ini yang bisa digunakan untuk bisa mendapatkan pahala yang sama meskipun sedang haid.
3.Membaca sholawat
Wanita yang sedang haid tetap diperbolehkan membaca sholawat sebanyak-banyaknya, tidak ada larangan ketika ingin membaca sholawat nabi.
4. Membaca Asmaul Husna
Menyerukan nama Allah dengan membaca Asmaul Husna juga menjadi amalan yang bisa dilakukan oleh wanita haid agar tetap dapat pahala meskipun wanita sedang halangan atau haid.
5.Jika akan tidur tetap dianjurkan membaca doa
Bahkan menurut penceramah kondang ini saat hendak tidur tetap dianjurkan untuk membaca Al Falaq, An Nas dan Ayat Kursi untuk menjaga diri meskipun dalam keadaan haid.
Demikian penjelasan tentang amalan-amalan yang bisa dilakukan oleh wanita haid di bulan Ramadan ini agar tetap dapat pahala.***

Share this article
Buya Yahya mengatakan bahwa wanita yang sedang dalam keadaan haid tetap bisa melakukan semua kebaikan kecuali hal yang dilarang.