AYOJAKARTA.COM – Pendakwah Buya Yahya pernah menjelaskan mengenai apakah puasa dihitung sah apabila mandi junub setelah imsak di bulan Ramadan.
Sah atau tidaknya puasa apabila mandi junub setelah imsak masih menjadi hal yang sering ditanyakan oleh sebagian orang, khususnya pasangan suami istri.
Ini karena, saat Ramadan mungkin banyak pasangan yang melakukan hubungan seksual dan lupa untuk kembali menyucikan diri dengan mandi junub.
Terlebih, apabila pasangan suami istri tersebut terbangun setelah adzan Subuh berkumandang.
Baca Juga: Hati-Hati! Menelan Ludah Bisa Membatalkan Puasa Jika Dilakukan dengan 3 Cara Ini Kata Buya Yahya
Sebagaimana diketahui, saat Ramadan pasangan suami istri tidak diperbolehkan untuk melakukan hubungan seksual di siang hari.
Hal tersebut pernah disampaikan oleh pendakwah asal Cirebon bernama Buya Yahya.
“Yang membatalkan puasa adalah bersenggama di siang hari, bersenggama dengan sengaja. Siang hari itu maksudnya setelah Subuh tiba kok dia berhubungan suami istri dengan sengaja, itu batal,” kata Buya Yahya, dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Tuntunan Puasa Ramadhan, Selasa, 4 April 2023.
Saat Ramadan, pasangan suami istri tidak diperbolehkan untuk melakukan hubungan seksual di siang hari.
Baca Juga: Kapan Waktu Bayar Fidyah Puasa Ramadan? Berikut Panduan Lengkap, Niat, Takaran Beserta Penyalurannya
Sehingga, ada pasangan yang memilih untuk melakukan hubungan seksual di malam hari hingga di waktu-waktu menjelang adzan Subuh berkumandang.
Buya Yahya menyampaikan bahwa apabila saat adzan Subuh berkumandang dan seseorang lupa untuk kembali menyucikan diri, maka puasanya tetap sah.
Kemudian, Buya Yahya mengingatkan agar setelahnya pasangan tersebut bisa melaksanakan mandi junub.
“Kalau hubungan yang nggak sengaja, mungkin orang jadwal hubungannya adalah hampir (mendekati waktu) salat Subuh, pas Ramadan habis salat Subuh dia berhubungan, setelah selesai baru ingat, (itu) rezeki,” jelasnya.
Baca Juga: Sahkah Puasa Jika Masih Minum saat Adzan Subuh? Berikut Penjelasan Ustaz Abdul Somad
“Kalau senggamanya di waktu sahur, suami malas untuk makan, berhubungan saja. Saat berhubungan, baru selesai dan belum sempat makan keburu adzan, belum sempat mandi puasanya tetap sah, dan kita tinggal mandi junub,” tutupnya.***

Share this article
Pendakwah Buya Yahya pernah menjelaskan mengenai apakah puasa dihitung sah apabila mandi junub setelah imsak di bulan Ramadan.