Lelah dan Bingung Ujian Hidup Datang Silih Berganti, Ustadz Abdul Somad Katakan Itu Tandanya....

Ujian hidup datang silih berganti, Ustadz Abdul Somad katakan hal ini
Ujian hidup datang silih berganti, Ustadz Abdul Somad katakan hal ini

AYOJAKARTA.COM--Semua orang pastilah mengalami permasalahan hidup, entah menyangkut diri sendiri, orangtua, pasangan atau anak-anak mereka.

Tak hanya itu lingkup persaudaran, lingkungan, pendidikan dan pekerjaan kerap pula terjadi masalah yang bikin pusing.

Lelah dan bingung pasti muncul, memikirkan mengapa ujian hidup datang silih berganti. Dan bagaimana bisa terjadi?.

Menurut Ustaz Abdul Somad ujian yang datang itu bukan tanpa alasan. Ia pun turut membagikan nasehat ketika menghadapi ujian hidup.

Baca Juga: Kenapa Hari Jumat Istimewa? Bagaimana Sejarahnya, Simak Penjelasan dari Gus Baha Murid Mbah Moen Berikut!

Ustadz Abdul Somad memberikan sebuah nasihat di mana walaupun ujian datang kepada kita secara bertubi-tubi, jangan menyerah karena itu tanda bahwa Allah sayang kepada kita.

Ustaz Abdul Somad adalah seorang ulama atau penceramah agama Islam sekaligus motivator yang berfokus pada ilmu hadis dan fikih.

Ustaz Abdul Somad atau yang akrab disapa UAS adalah seorang lulusan Al Azhar dengan gelar Lc.

Ceramah UAS menjadi salah satu ceramah yang ditunggu oleh para jemaah dan salah satu yang terfavorit.

Baca Juga: Ustaz Abdul Somad Ungkap 3 Amalan Sunah Paling Utama di Hari Jumat, Baca Surah Al Kahfi Termasuk?

Itu karena apa yang disampaikan oleh Ustaz Abdul Somad selalu mengena dan pas di hati para jemaah.

Terkadang dalam membawakan ceramah, juga diselingi dengan berbagai candaan khasnya yang membuat jemaah tertawa hingga mencairkan suasana.

Seperti ceramah UAS satu ini yang mengatakan bahwa ujian yang datang bertubi-tubi merupakan tanda Allah sayang kepada kita dikutip ayojakarta.com dari YouTube Ciknang Multimedia pada Jumat (6/1/2023).

Sebenarnya banyak cara kita untuk menghapuskan dosa-dosa.

Bahkan kata UAS duri yang menancap di jari kita sesungguhnya itu adalah salah satu cara Allah menghapuskan dosa kita.

Baca Juga: Hati-hati, Ustaz Abdul Somad Ingatkan Orang Bisa Masuk Neraka meski Rajin Salat dan Puasa Gara-gara Hal Ini

Ujian yang datang bertubi-tubi ke kita, itu merupakan tanda Allah sayang dan merupakan cara pembersihan dosa kita.

Bahkan dari ujian tersebut merupakan salah satu cara Allah SWT menaikan derajat kita.

“Allah menguji manusia membuat derajatnya naik, Allah menguji manusia membuat dosanya hilang, Allah menguji manusia membuat dia sabar dan ketika dia sabar Allah berikan balasan,” ujar UAS.

Padahal balasan yang diberikan oleh Allah tidak dapat dihitung oleh manusia, tetapi orang justru memandang bahwa inilah orang yang terlaknat karena terus didera ujian.

Baca Juga: Awas! Ustaz Abdul Somad Ingatkan Bahwa 3 Hal Ini Adalah Dosa Paling Besar

Padahal orang yang terlaknat adalah orang yang ketika diberikan nikmat, manusia itu menganggap itu nikmat padahal itu hanyalah azab yang tertunda.

“Kata Allah: Kami berikan mereka istidraj tanpa mereka sadari, mereka sedang dipermainkan Allah SWT. Orang menyangka mereka adalah orang-orang yang diberi nikmat padahal sesungguhnya dia sedang dipermainkan dengan azab tapi berbaju nikmat,” kata UAS.

“Jangan sampai kita salah pandang karena salah berpikir maka kita akan salah melihat salah berbicara akhirnya kita akan suudzon kepada Allah SWT,” ujarnya.

"Kadang kita selalu berpikir di mana keadilan Allah, mengapa orang yang tidak pernah berbuat pahala, tidak pernah berbuat shodaqoh, bahkan tidak pernah salat itu mendapat rezeki yang melimpah, umur yang panjang dan badan yang sehat," lanjutnya.

Baca Juga: Tetaplah Sedekah meski Kantong Kering, Ustaz Khalid Basalamah Sampaikan Faedah Pentingnya

"Itulah salah paham kita kepada Allah, padahal saat itu Allah sedang berbuat yang seadil-adilnya kepada manusia," terangnya.

“Ada orang yang salah diberikan Allah ujian sakit lalu hapus dosanya, bersih dia menghadap Allah,” ucap UAS.

“Tapi ada orang-orang yang salah karena dia tahu perbuatannya itu salah diteruskan dalam kesalahannya, mereka tidak kafir, tapi banyak orang yang disesatkan Allah, namun ada pula yang diberi hidayah oleh Allah,” tambahnya.

Menurut Ustadz Abdul Somad, orang yang disesatkan Allah adalah mereka orang-orang yang fasik, yaitu orang yang tahu bahwa perbuatannya salah, dia lakukan kesalahan itu dengan penuh kesadaran.

Baca Juga: Soal Rokok Halal atau Haram, Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Khalid Basalamah Punya Jawaban Sama

Mereka akan diazab oleh Allah di dunia, bukan dalam bentuk kemiskinan, bukan dalam bentuk kefakiran, bukan dalam bentuk penyakit.

Namun Allah mengazab mereka justru dalam bentuk kenikmatan agar dia semakin jauh dari Allah SWT.

“Allah tidak pernah berbuat zalim menganiaya walaupun sebesar biji sawi, sebesar ujung rambut, sebesar ujung tombak, sebesar mata kail pancing sebesar butiran debu sebesar tapak kaki semut yang hitam di atas batu yang hitam, tidak pernah Allah SWT zalim dan aniaya,” ujar UAS.

Maka ujian yang bertubi-tubi Allah berikan kepada manusia bukan berarti sebuah azab, namun bisa jadi itu tanda sayang Allah kepada kita.

Agar manusia terus mengingat Allah dan Allah sedang menghapus segala dosa-dosanya supaya dia bersih sebersih-bersihnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# tanda sayang
# Menaikkan derajat
# Hapus dosa
# silih berganti
# Bingung
# Hidayah
# azab
# lelah
# ujian hidup
# Ustadz Abdul Somad

News Update

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.