AYOJAKARTA.COM - Bulan Rajab sudah di depan mata, yuk puasa sunah sesuai dengan anjuran dari Rasulullah SAW.
Puasa yaitu menahan hawa nafsu, lapar dan dahaga sejak terbit fajar hingga terbenamnya matahari.
Sebelum puasa Ramadan, ada juga puasa Rajab yang merupakan sunah dan tidak salah untuk dilakukan.
Dikutip suara.com oleh ayojakarta.com pada 19 Januari 2023, puasa sunah Rajab bisa dilaksanakan dengan ketentuan sebagaimana berikut.
Baca Juga: Bolehkah Ziarah Kubur Jelang Ramadan? Jangan Sampai Salah, Ustadz Abdul Somad Beri Penjelasan
Puasa Rajab, bukanlah puasa wajib seperti halnya puasa Ramadan, tetapi sunah untuk dilaksanakan.
Sunah adalah sesuatu yang apabila dikerjakan akan mendapat pahala, dianjurkan untuk dikerjakan dan apabila ditinggalkan tidak berdosa.
Berapa anjuran berpuasa Rajab?
Mari cek hadis terlebih dahulu untuk memastikan dalil dari puasa Rajab.
Melalui Hadis Riwayat Abu Dawud, "Dari Mujibah al-Bahiliyyah, dari bapaknya atau pamannya, bahwa ia mendatangi Nabi. Kemudian ia kembali lagi menemui Nabi satu tahun berikutnya sedangkan kondisi tubuhnya sudah berubah (lemah/ kurus).
Ia berkata, Ya Rasul, apakah engkau mengenaliku? Rasul menjawab, Siapakah engkau? Ia menjawab, Aku Al-Bahili yang datang kepadamu pada satu tahun yang silam. Nabi menjawab, Apa yang membuat fisikmu berubah padahal dulu fisikmu bagus (segar).
Ia menjawab, Aku tidak makan kecuali di malam hari sejak berpisah denganmu. Nabi bersabda: Mengapa engkau menyiksa dirimu sendiri? Berpuasalah di bulan sabar (Ramadhan) dan satu hari di setiap bulannya. Al-Bahili berkata, Mohon ditambahkan lagi ya Rasul, sesungguhnya aku masih kuat (berpuasa).
Nabi menjawab, Berpuasalah dua hari. Ia berkata: Mohon ditambahkan lagi ya Rasul. Nabi menjawab, Berpuasalah tiga hari. Ia berkata, Mohon ditambahkan lagi ya Rasul. Nabi menjawab, Berpuasalah dari bulan-bulan mulia dan tinggalkanlah, berpuasalah dari bulan-bulan mulia dan tinggalkanlah, berpuasalah dari bulan-bulan mulia dan tinggalkanlah. Nabi mengatakan demikian seraya berisyarat dengan ketiga jarinya dan mengumpulkan kemudian melepaskannya.
Baca Juga: Kapan Puasa Ramadan 2023? Cek di Sini Lengkap dengan Bacaan Niatnya
Melalui hadis tersebut, setiap umat muslim dapat berpuasa secara terus menerus atau selama beberapa hari sekali (terputus-putus).
Durasi puasa Rajab pada umumnya 10 hari yaitu pada 10 hari pertama di bulan Rajab.
Apakah bisa kurang atau lebih?
Sesungguhnya tidak ada batasan, meskipun umumnya puasa Rajab berjalan 10 hari pertama di bulan tersebut, ada yang mengerjakan selama sehari, tiga hari dan 10 hari secara terpisah.
Puasa Rajab bukanlah suatu kewajiban, hanya ibadah sunah yang mana dapat mendatangkan keberkahan dan pahala.
Baca Juga: Info Penting Jelang Ramadan, Apakah Bicara Kasar Membatalkan Puasa? Ustaz Abdul Somad Beri Jawaban
Bulan Rajab dimulai tanggal 23 Januari 2023 yang berarti puasa Rajab bisa dimulai di tanggal 23 Januari 2023.
Apabila ingin berpuasa selama 10 hari pertama, maka puasa Rajab bisa dimulai pada 1-10 Rajab 1444 Hijriah atau 23 Januari 2023 hingga 1 Februari 2023.
Selain itu, puasa Rajab memiliki tata cara dan syarat, yang sama seperti puasa pada umumnya.
Artikel ini telah tayang di suara.com dengan judul Puasa Rajab Berapa Hari? Ini Aturan Lengkap Sesuai Anjuran Rasulullah.***
Share this article
Simak ketentuan puasa sunah di Bulan Rajab yang sudah ada di depan mata yaitu pada tanggal 23 Januari 2023 mendatang.