AYOJAKARTA.COM -- Indonesia Social Media Network (ISMN) menggelar Meet Up Semarang 2026 bertema “Kolaborasi, Literasi Finansial, dan Membangun Kreativitas Media Digital”.
Kegiatan ini menjadi ruang temu sekaligus diskusi bagi pelaku media digital dan pengelola platform kreator di Semarang untuk menghadapi tantangan era digital secara lebih bijak dan kolaboratif.
Acara tersebut diselenggarakan pada Selasa, 13 Januari 2026, oleh ayosemarang.com yang berkolaborasi dengan Bank Indonesia. Meet up dikemas dalam bentuk temu antarpemilik akun media digital, dilengkapi sesi berbagi pengetahuan dari sejumlah narasumber lintas bidang.
Berbagai persoalan yang dihadapi pelaku media digital menjadi bahasan utama, mulai dari regulasi pengelolaan akun media, aspek hukum, hingga pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam produksi dan distribusi konten.
CEO Ayo Media Network, Ruddy Sukarno, menyebut kegiatan ini sebagai ruang diskusi terbuka yang memungkinkan kolaborasi antarpelaku media digital.
“Nanti kita akan coba elaborasi dan kolaborasi. Mungkin masukan atau masalah apapun bisa kita carikan jalan bersama-sama untuk untuk kita lebih baik dalam mengelola media,” ujarnya.
Ia menambahkan, Meet Up Semarang 2026 merupakan bagian dari rangkaian kegiatan serupa yang telah digelar di sejumlah kota.
“Yang pertama sudah kita lakukan di Bandung, hari ini di Semarang, dan hari Kamis nanti kita akan lakukan di Jogja," sambungnya.
Salah satu peserta, Muhammad Syukron Abdul Fatah (23), perwakilan Media Direktorat Jateng, mengaku mengikuti kegiatan tersebut setelah mendapat rekomendasi dari rekan sesama pelaku media.
Menurutnya, tema yang diangkat terasa relevan dengan kondisi saat ini, terutama terkait pemanfaatan AI dalam dunia media dan media sosial.
“Aku tahu acara ini dari rekomendasi. Terus merasa tertarik dan memang tujuan awal ke sini memang untuk menambah insight, apalagi ada soal AI,” tuturnya.
Syukron mengungkapkan, sebelum datang ke acara ia tidak memiliki ekspektasi khusus. Namun, keinginannya untuk memahami lebih dalam penggunaan AI mendorongnya untuk hadir.
Setelah mengikuti rangkaian diskusi, ia menilai sebagian besar pertanyaan yang selama ini ia miliki terkait AI dan media digital terjawab melalui pemaparan narasumber.
Ia menyebut sesi pemaparan Abdullah Arlif dan Sinta Pramucitra sebagai bagian yang paling menarik, disusul materi dari Asep Saefullah yang membahas aspek hukum media digital.
“Yang paling menarik itu sesi kedua waktu Pak Arif sama Mbak Sinta. Pak Arif menjelaskan part-part pemanfaatan AI, sedangkan Mbak Sinta membahas tentang homeless media. Kalau sesi pertama, saya tertarik pada Pak Asep yang membahas payung hukum dan problematika homeless media, apalagi dengan masuknya AI,” lanjutnya.
Dari kegiatan tersebut, Syukron mengaku memperoleh pemahaman baru mengenai penggunaan AI secara lebih efektif dan bertanggung jawab, khususnya dalam proses verifikasi informasi.
“Selama ini kami pakai AI cuma buat cari ide, kadang ngawur karena malas. Setelah tahu tips dari Pak Arif, ternyata harus lebih terarah. Kalau menggunakan AI terasa kerja dua kali karena tetap harus memverifikasi informasi yang dibuat AI,” ungkapnya.
Ia berharap forum diskusi serupa dapat terus diselenggarakan, terutama yang membahas AI dalam konteks media dan media sosial.
“Menurut saya, forum diskusi ini asik. Banyak hal yang menurut saya baru. Harapannya sih semoga ada kajian-kajian seperti ini lagi, apalagi tentang AI di sosial media karena sekarang lagi musimnya AI,” pungkasnya.
Kegiatan ini turut didukung oleh sejumlah sponsor, antara lain Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), BNI, Toyota, Immoderma, Bank Jateng, Telkomsel, Phapros, Up Peak Hotel, Superskin, Alfamart, Ekuatorial, GETS Premiere, dan @Hom.
Melalui kegiatan ini, ISMN Meet Up Semarang 2026 diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antarmedia digital di Semarang dan kota-kota besar lainnya, sekaligus mendorong terciptanya ekosistem media yang sehat, solutif, dan bertanggung jawab di era digital.
Share this article
ISMN Meet Up Semarang 2026 resmi jadi ruang kolaborasi baru media digital. Intip keseruan sinergi kreator dan pelaku industri media di sini!