KEBAYORAN BARU, AYOJAKARTA.COM -- Viral video di media sosial yang merekam aksi diduga oknum anggota Polri memukul seorang pengemudi ojek daring di kawasan Kedoya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Minggu 3 April 2022 pukul 16.00 WIB.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan, mengatakan saat kejadian pengemudi ojek daring yang bernama Pajar Nurdiansyah itu sedang mengantarkan paket dari Grogol Jakarta Barat ke Kebayoran Baru Jakarta Selatan.
"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi oleh Subbid Paminal Bidpropam Polda Metro Jaya," ujar Zulpan, Rabu 6 Maret 2022.
Kejadian berawal ketika adanya kesalahpahaman dengan pemotor di Jalan Kedoya Raya Jakarta Barat atau pintu keluar tol Kebon Jeruk.
Saat itu, ada seorang pengendara motor terjatuh dan Pajar disalahkan karena dianggap membuat oknum anggota Polri itu terjatuh.
Baca Juga: Masa Karantina PPLN Dipangkas Jadi 5 Hari, Polri Antisipasi Oknum Nakal
Diduga oknum yang mengaku anggota Polri itu kemudian sempat memukul kepala dan membawa SIM serta STNK milik Pajar. Tak hanya itu, pelaku juga sempat memaki-maki ke arah Pajar.
Kemudian, pelaku kembali bertemu Pajar di Jalan Kencana Murni Kembangan, Jakarta Barat. Saat itu, pelaku meminta uang Rp 1 juta kepada Pajar dengan alasan untuk biaya ganti rugi karena celana dinasnya rusak akibat jatuh.
Namun, Pajar menolak sehingga kembali mendapatkan pukulan pada bagian kepala. Pelaku juga merusak sepeda motor milik Pajar.
"Sepeda motor milik rusak pada bagian spakbor depan akibat perilaku pria yang mengaku anggota polri. Sementara Pajar tidak mengalami luka karena pada saat pemukulan masih mengenakan helm," jelasnya.
Zulpan menuturkan, pelaku yang diduga merupakan anggota Polri juga belum dapat dipastikan. Pasalnya, terdapat sejumlah kejanggalan mulai dari seragam dan sepatu pelaku.
Baca Juga: Mengaku Sebagai Polisi, 5 Pelaku Pemerasan Uang terhadap Ojek Daring Ditangkap
"Seragam cokelat yang berada di dalam jaketnya berwarna cokelat lebih muda dibandingkan dengan seragam cokelat Polri pada umumnya. Sepatu yang digunakan merupakan sepatu pantofel selop, serta kendaraan yang digunakannya tidak dilengkapi dengan nomor Polisi," katanya.
Zulpan menjelaskan saat ini Subbid Paminal Bidpropam Polda Metro Jaya masih menyelidiki kasus ini. Pria yang mengaku sebagai anggota Polri itu masih dalam proses pencarian.
"Belum diketahui identitas pengendara sepeda motor matic yang mengaku sebagai anggota Polri dan melakukan tindakan arogan tersebut," jelasnya.
Share this article
Viral video di media sosial yang merekam aksi diduga oknum anggota Polri memukul seorang pengemudi ojek daring di kawasan Kedoya.