AYOJAKARTA.COM - Viral beberapa waktu di media sosial yang memperlihatkan oknum polisi dan TNI sedang mengamankan penjual es kue jadul di Kemayoran, Jakarta Pusat (Jakpus) yang diduga mengandung bahan spons.
Dari video yang beredar di masyarakat, terlihat bagaimana oknum TNI 'menjejali' penjual dengan daganganya namun sebelumnya diremas terlebih dahulu dan diberikan, selain itu oknum TNI tersebut berbicara tidak etis.
"Abisin, yang modar (mati) biar kamu. Jangan anak-anak kecil," teriak oknum TNI tersebut
Baca Juga: Verifikasi KJP Plus Tahap I Tahun 2026 Telah Dibuka, Khusus untuk Penerima Eksisting
Sontak video tersebut pun tuai kritik dari masyarakat, terlebih dugaan tersebut ternyata salah dan faktanya tidak ditemukan bahan spons dalam kandungan es kue jadul tersebut.
"polisi dan tentara dalam video ini harus bertanggung jawab, tidak cukup hanya meminta maaf dan ganti rugi dagangan hari itu. bapak itu dipermalukan dan dibuat hina di hadapan publik banyak (baik di real life dan di internet). lihat kelakuan tentara yang meremas jajanan tersebut kemudian menyuruh bapak itu makan bekas remasan tangannya. mempermalukan dan membuat hina pedagang kecil yang tak bersalah.
lagian, bahan spon untuk jajanan murah, itu terlalu mahal buat bahan baku nggak sih? logika dong ah," tulis akun @*******
Baca Juga: Dibekali Kamera Super Canggih, Huawei Nova 14 Pro Bikin HP Midrange Terasa Naik Level
Permohonan Maaf dan Ganti Rugi
Kekinian, pihak TNI dan kepolisian diketahui meminta maaf hingga lakukan ganti rugi dari dagangan yang diamankan.
"Kami Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang bertugas dan membuat video tentang penjual es hunkue yang diduga berbahan spons di wilayah Kemayoran, menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya atas kegaduhan yang ditimbulkan," ujar Aiptu Ikhlan dalam keterangan resmi yang dikutip ayojakarta.com pada Selasa, 27 Januari 2026.
Tindakan yang dilakuakn oleh keduanya diduga sebagai respons cepat atas laporan masyarakat.
Walaupun belum ada hasil dari pemeriksaan Labfor sudan menyimpulkan bahwa es kue jadul berbahan spons.
Baca Juga: Bobibos Siap-siap Punya Saingan, Pemerintah Segera Rilis Proyek Energi Terbarukan dari Sampah
Sebagai informasi pihak kepolisian membagikan hasil laboratorim forensik (labfor) bahwa tidak ditemukan bahan berbahaya dalam kandungan es kue jadul tersebut.
"Produk tersebut layak dikonsumsi atau tidak mengandung zat berbahaya," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra dalam keterangan resminya.***

Share this article
Viral beberapa waktu di media sosial yang memperlihatkan oknum polisi dan TNI sedang mengamankan penjual es kue jadul di Kemayoran, Jakarta Pusat (Jakpus) yang diduga mengandung bahan spons.