AYOJAKARTA.COM - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berkomitmen untuk mengurangi sampah di ibu kota.
Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengurangi sampah di Jakarta adalah dengan membangun RDF Plant Rorotan.
Dikutip dari akun Instagram @dkijakarta, pembangunan RDF Plant Rorotan ini merupakan wujud komitmen Pemprov DKI untuk mengurangi sampah.
Pemprov pun menjamin melalui Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta terkait keamanan dan kenyamanan lingkungan warga sekitar dalam setiap tahap operasional RDF Plant Rorotan, Jakarta ini.
Baca Juga: Belum Sebulan Rilis, iPhone 17 Pro Dikritik soal Desain Kamera Belakang, Kenapa?
Pemprov DKI mengatakan jika masyarakat tidak perlu cemas karena setiap tahap uji coba dan persiapan operasional akan selalu didampingi oleh pakar dari Institut Teknologi Bandung (ITB).
Langkah ini juga mengadopsi teknologi canggih asal Austria, Jerman, Italia dan Belanda yang terbukti unggul dalam pengelolaan sampah.
"Semua peningkatan kami lakukan secara komprehensif. Kami pastikan operasional RDF Plan Rorotan aman, ramah lingkungan dan tidak mengganggu masyarakat sekitar," ujar Asep Kuswanto, Kepala Dinas LH DKI Jakarta.
Dengan adanya RDF ini, Pemprov mengharapkan pengelolaan sampah di Jakarta bisa optimal dan mendukung visi Jakarta menjadi kota Global.
Baca Juga: Perkuat Dukungan Asta Cita, BRI Tingkatkan Kuota KPR FLPP Jadi 25.000 Unit
RDF ini hadir untuk mengurangi ketergantungan pada Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) dengan mengolah sampah menjadi bahan bakar alternatif di Jakarta.
RDF Plant Rorotan disebut bisa menampung kapasitas 2.500 ton per hari dan diharap dapat beroperasi lebih efisien dan seuai standar lingkungan.
Penggunaan Teknologi Anti Polutan yang Optimal yang dilakukan oleh Dinas LH DKI Jakarta:
- Penambahan 3 unit deodorizer untuk mengendalikan potensi bau di area proses, gudang produk, dan area residu.
- Modifikasi 2 fasilitas eksisting (We Scrubber dan cerobong) agar emisi yang dilepaskan benar-benar aman serta sesuai baku mutu lingkungan.
- Penambahan induced draft fan kedua untuk mengoptimalkan aliran gas menuju cerobong agar lebih terkendali.
- Sistem pengendalian emisi yang mutakhir, antara lain:
a. Cyclone dan Bag Filter untuk menyaring partikulat debu.
b. Wet Scrubber tambahan untuk menyisihkan polutan gas.
c. Wet Electrostatic Precipitator untuk menangkap partikulat halus dan kabut.
d. Carbon Active untuk menyerap senyawa kimia berbahaya.***

Share this article
Pemprov DKI Jakarta bangun RDF Plant Rorotan untuk mengurangi sampah di Jakarta, adopsi teknologi canggih asal Austria, Jerman, Italia dan Belanda.