AYOJAKARTA.COM - Program gagasan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yakni Jakarta Collaboration Fund (JCF) mendapat dukungan penuh dari DPRD DKI Jakarta.
Seperti diketahui, inovasi ini dipilih Pramono sebagai salah satu solusi pembiayaan kreatif usai anggaran Dana Bagi Hasil (DBH) dipangkas oleh pemerintah pusat.
Tentunya hal ini sangat berdampak pada APBD DKI Jakarta.
Baca Juga: Setelah Tepuk Sakinah, Kini Viral Lagi 'Tepuk Huha' Dibimbingan Nikah, Netizen: Nambah Pikiran Aja!
Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio mengatakan bahwa program JCF ini patut diapresiasi sebagai langkah progresif.
Kendati demikian, menurut Rio program ini masih harus dibarengi dengan pengawasan ketat dari DPRD.
Mulai dari perencanaan, implementasi, hingga evaluasi.
Rio pun memastikan program ini nanti akan berjalan transparan dan akuntabel.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kepentingan warga Jakarta harus diprioritaskan.
"Kepentingan warga Jakarta harus menjadi prioritas utama dalam skema pembiayaan kreatif seperti JCF," ujar Rio dikutip dari beritajakarta.id, Jumat (10/10/2025).
Pihaknya akan memastikan bahwa dana JCF nantinya difokuskan lebih dulu untuk menyelesaikan persoalan mendesak di Jakarta, seperti penanganan banjir, pengembangan transportasi umum, penyediaan rumah susun, serta peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan.***
Share this article
DPRD DKI Jakarta menyebutkan bahwa nantinya dana JCF akan digunakan untuk memprioritaskan kepentingan warga Jakarta.