AYOJAKARTA.COM - Provinsi DKI Jakarta kini tengah mempersiapkan pembangunan pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota.
Pembangunan PLTSa dengan kapasitas sekitar 35 megawatt per unit ini merupakan hasil kerja sama antara Pemprov DKI bersama Danantara.
Bahkan diklaim, PLTSa di Jakarta ini nantinya akan menjadi yang terbesar di dunia.
Baca Juga: Punya Kamera Profesional! Perbandingan Vivo X300 vs X300 Pro 2 Hp flagship Tahun 2025 Kekinian
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan jika Jakarta berpotensi membangun empat hingga lima PLTSa.
Diketahui, volume sampah di Jakarta sendiri hingga kini terus meningkat mencapai 8 ribu ton per hari.
Jumlah tersebut belum termasuk tumpukan di TPA Bantargerbang.
Proyek ini, kata Pramono nanti juga akan mnelibatkan PLN untuk kerja sama pembelian listrik.
Baca Juga: Program MBG, BGN akan Berkolaborasi dengan BPJPH untuk Sertifikasi Halal pada SPPG
Sementara, pihak Danantara mengatakan jika PLTSa ini nantinya akan menjadi yang terbesar di dunia.
Danantara sendiri memang telah merencanakan pembangunan energi listrik untuk pengelolaan sampah ini di 33 kota.
Dalam hal ini, Pandu optimis dengan adanya PLTSa ini akan menarik investor luar dan dapat mengatasi permasalahan sampah.***

Share this article
Proyek PLTSa yang segera dibangun di Jakarta diklaim akan menjadi yang terbesar di dunia, Pramono sebut akan membangun empat hingga lima unit.