Lindungi Kesehatan Warga, DLH DKI Jakarta Komitmen Hapus Merkuri Bertahap, Kenapa Penting?

Ilustrasi. Kandung Merkuri dalam Alat Kesehatan (Sumber: Generative AI)
Ilustrasi. Kandung Merkuri dalam Alat Kesehatan (Sumber: Generative AI)

AYOJAKARTA.COM - Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta berkomitmen untuk mengurangi dan hapus penggunaan merkuri.

Hal ini dilakukan demi menjaga kesehatan masyarakat dan sesuai dengan Pergub DKI Jakarta No. 27 Tahun 2024.

Rencana Aksi Daerah Pengurangan dan Penghapusan Merkuri (RAD-PPM) 2024-2030 dan sudah ditetapkan oleh Gubernur DKI Jakarta sebagai tindak lanjut Perpres No. 21 Tahun 2019 tentang RAN-PPM.

Baca Juga: Pemprov DKI Jakarta Gerak Cepat Perbaiki Tanggul Roboh dan Longsor Demi Keamanan Warga

Lantas kenapa merkuri penting untuk dikurangi dan dihapus?

Dikutip dari akun Instagram @dinaslhdki, merkuri merupakan bahan kimia yang berbahaya.

Biasanya merkuri digunakan di industri dan alat kesehatan.

Paparan merkuri ini bisa merusak kesehatan terutama saraf, paru-paru, serta mencemari air dan udara.

Baca Juga: Deretan Warisan Pesan Bijak Marojahan Sintong Sijabat yang Akan Selalu Diingat Jerome Polin Seumur Hidup

Sebagai informasi, potensi merkuri masih ada dari bidang manufaktur yakni industri yang menggunakan boiler batu bara, dan bisang kesehatan melalui alat kesehatan bermekuri pada fasilitas pelayanan kesehatan.

Oleh sebab itu, dua bidang tersebut menjadi priotitas utama RAD-PPM.

DKI Jakarta menargetkan penurunan emisi merkuri sebesar 50 persen pada 2030.

Strategi Pelaksanaan Sektor Manufaktur untuk melakukan hal ini adalah:

- Penguatan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah.

Baca Juga: Target 2027, Rano Karno Bagikan Strategi Kota DKI Jakarta Jadi Kota Sinema Bak BFF dan Cannes

- Komitmen dunia usaha untuk mengurangi emisi.

- Peningkatamn kapasitas sumber daya manusia industri.

- Penegakan hukum terhadap pelanggaran.

Strategi Pelaksanaan Sektor Kesehatan yang dilakukan:

Tiga jenis alat kesehatan yang menjadi prioritas penghapusan merkuri adalah termometer, dental amalgam, dan sfigmomanometer.

Tahapan penghapusan dilakukan 25 persen pada 2024 dan 100 persen pada 2025.

Baca Juga: 5 Tanda Kamu Mengalami Daddy Issue dan Cara Mengatasinya

- Penghapusan alat bermerkuri di fasilitas kesehatan.

- Edukasi dan pelibatan tenaga medis.

- Optimalisasi data dan pelaporan.

- Koordinasi lintas sektor serta penguatan komitmen pemerintah.

Progres RAD-PPM ini juga bisa dipantau melalui motivasimerkuri.menlhk.go.id.

Melalui laman tersebut, masyarakat bisa mengetahui mulai dari data pemantauan, evaluasi, dan progres pengurangan serta penghapusan merkuri dari seluruh daerah Indonesia. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# merkuri
# Jakarta

Berita Terkait

News Update

Sport

Mau Nobar Final Piala Dunia? Polda Metro Jaya: Dilarang Bawa Miras!

Jelang final Piala Dunia Spanyol vs Argentina, Polda Metro Jaya mengeluarkan imbauan penting bagi masyarakat yang berencana menggelar nonton bareng (nobar).

Pendidikan

Hore! Pramono Anung Pastikan 85 Mahasiswa ITB Asal Jakarta akan Dapat Bantuan Beasiswa dari Pemprov DKI Jakarta

Sebanyak 85 mahasiswa asal DKI Jakarta dari keluarga kurang mampu yang telah diterima di Institut Teknologi Bandung (ITB) dipastikan akan mendapatkan dukungan beasiswa dari Pemprov DKI Jakarta.

News

Baru 2 Hari Dimulai Kembali, Dugaan Keracunan Akibat Konsumsi MBG di Jember! BGN Janji akan Evaluasi

dugaan kasus keracunan makanan yang menimpa sejumlah siswa dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jember, Jawa Timur.

Metropolitan

Demi Atasi Kemiskinan, Presiden Prabowo Siap Pangkas Anggaran TNI-Polri: Rela Ya?

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memprioritaskan penghapusan kemiskinan dan kelaparan di tanah air.

News

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers

PWI Pusat menyampaikan keprihatinan dan penyesalan atas pernyataan Advokat Hotman Paris Hutapea kepada wartawan saat memberikan keterangan kepada media di lingkungan Kejaksaan Agung.

Metropolitan

Sentil yang Sebut Harga Beras Mahal, Presiden Prabowo: Suruh Ikut Tanam Padi Sendiri

Tak berikan solusi, Presiden Prabowo Subianto memberikan pernyataan menohok bagi pihak-pihak yang menilai harga beras saat ini terlalu mahal.

Bisnis

Berkat Pelatihan dan KUR BRI, Usaha C'milzea Rosyidah Terus Berkembang

BRI mendukung Rosyidah mengembangkan usaha olahan hasil laut melalui Pelatihan Purna Pekerja Migran dan KUR BRI.

Bekasi

Geram! MenPPPA Arifah Fauzi Pastikan Kawal Kasus Bocah 4 Tahun di Bekasi yang Tewas Dianiaya Ibu Tiri

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menegaskan akan mengawal ketat proses hukum terhadap kasus bocah di Bekasi yang dianaya ibu tiri.

Metropolitan

Catat! Pemprov DKI Hentikan Sistem 'Open Dumping' di Bantargebang Mulai 1 Agustus

Pemprov DKI Jakarta secara resmi akan mulai meninggalkan praktik open dumping atau pembuangan sampah terbuka mulai 1 Agustus 2026.

Jakarta Selatan

Viral di Medsos dan Terekam CCTV, Pelaku Pembuangan Sampah Sembarangan di Jaksel Didenda Rp500 Ribu!

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memberikan sanksi tegas kepada pelaku pembuangan sampah liar di wilayah Jakarta Selatan.

Metropolitan

Secara Bertahap, TPST Bantargebang Mulai Terapkan Sistem Controlled Landfill per 1 Agustus 2026, Apa Itu?

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang akan mulai menerapkan sistem controlled landfill secara bertahap.

Metropolitan

Waspada Hujan Ringan di Jakut dan Jaksel, Simak Prakiraan Cuaca Jakarta Minggu 19 Juli 2026

BMKG bagikan informasi seputar cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Minggu, 19 Juli 2026.

Viral

Fritz Hutapea Bongkar Borok Aspri Pertama Hotman Paris yang Kini Dituding Jadi Makelar Kasus

Anak kandung Hotman Paris Hutapea, Fritz Hutapea, tak segan untuk membongkar borok Benny Djannah atau Nurbaeny Janah.

Nasional

Mengenal Patris Yusrian Jaya, Calon Kepala Badan Pemulihan Aset yang Baru di Kejagung

Jaksa Agung usulkan Kajati DKI Patris Yusrian Jaya jadi Kepala Badan Pemulihan Aset menggantikan Kuntadi pada Juli 2026. Patris memiliki kekayaan Rp8,3 miliar berdasar LHKPN 2024.

Gaya Hidup

Lewat BRI Wellness Experience, BRI dan Plataran Indonesia Perkuat Ekosistem Wellness

BRI Gandeng Plataran Indonesia hadirkan BRI Wellness Experience, dukung gaya hidup sehat dan perkuat ekosistem wellness.

Nasional

Rekam Jejak Kuntadi, Pembongkar Kasus Harvey Moeis yang Kini Calon Kuat Jampidsus Pengganti Febri Adriansyah

Jaksa Agung usulkan Kuntadi sebagai Jampidsus baru menggantikan Febri Adriansyah. Peraih Adhyaksa Award 2024 pembongkar kasus korupsi timah ini telah disetujui Presiden Prabowo pada Juli 2026.

Bisnis

Pertamina Patra Niaga Ambil Tindakan Tegas Atas Petugas Tenant Nitrogen Merokok di SPBU

Pertamina Patra Niaga tindak tegas petugas tenant nitrogen yang merokok di area SPBU demi menjaga standar keselamatan operasional.

Bisnis

Dukung Usaha Ekonomi Sirkular, Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi PNM

Menteri PPPA dan Kepala BPS apresiasi pemberdayaan PNM untuk usaha ekonomi sirkular yang terbukti dongkrak kemandirian ekonomi.

Gadget

Spesifikasi Red Magic 11S Pro, HP Gaming Snapdragon 8 Elite dengan Baterai Raksasa 7.500 mAh

Red Magic 11S Pro Rp22 juta ditenagai Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4,2 juta). HP gaming tanpa tompel ini bawa bodi transparan, sistem pendingin Aquacore kipas 24k RPM, serta baterai raksasa 7.500 mAh.

Teknologi

Bisa Disulap Jadi PC Desktop, Lenovo Legion Tab Gen 5 Andalkan Fitur Bypass Charging untuk Gamers

Lenovo Legion Tab Gen 5 jadi tablet gaming resmi terkencang dengan Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4 juta). Layarnya IPS 3K 165Hz, bawa fitur Bypass Charging, baterai 9000 mAh, dan bisa jadi PC desktop.