AYOJAKARTA.COM - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan bahwa fasilitas di RDF Plant Rorotan tidak bermasalah.
Hal ini menjawab terkait hebohnya keluhan warga soal bau yang menyengat saat dilakukan uji coba RDF Plant Rorotan.
Bahkan, disebut ada sejumlah warga yang sakit mata dan ISPA akibat bau menyengat dan pencemaran udara dari RDF Plant Rorotan.
Dalam hal ini, Pramono mengatakan bahwa permasalahan utama bukan pada fasilitas RDF Plant Rorotan, namun karena proses pengangkutan sampah serta sampahnya sendiri.
Baca Juga: Gelar Ketiga di Tahun Ini, Atlet Badminton Jonathan Christie Jadi Juara Hylo Open 2025
"Sebenarnya kita sudah commissioning sampai dengan 1.000-1.200. Saya mengakui secara jujur, problemnya adalah di pengangkutan dan sampahnya," ujar Pramono.
Sampah yang digunakan di fasilitas RDF Rorotan seharusnya tak lebih dari dua sampai lima hari, sehingga tidak menimbukan bau.
Bukan hanya soal itu saja, menurut Pramono proses pengangkutannya juga bermasalah.
Hal ini disebabkan munculnya air lindi yang berasal dari tumpukan sampah mengalir selama perjalanan ke RDF Rorotan.
Oleh sebab itu, Pramono pun berencana untuk menemui warga sekitar RDF Plant Rorotan untuk memberikan penjelasan.
Ia juga memastikan Pemprov DKI Jakarta akan mencari solusi untuk menyelesaikan permasalahan ini.
Sehingga ke depan RDF Plant Rorotan akan beroperasi dengan baik.***

Share this article
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa fasilitas RDF Plant Rorotan tidak bermasalah dan menjelaskan penyebab munculnya bau.