AYOJAKARTA.COM - RDF Plant Rorotan rupanya kini sudah siap untuk beroperasi.
RDF Plant Rorotan ini merupakan salah satu upaya Pemprov DKI Jakarta bersama DLH DKI Jakarta untuk mengatasi permasalahan sampah.
RDF Plant ini menggunakan teknologi modern penetralisir bau dan pengendali emisi agar udaha di Jakarta tetap bersih.
Melalui RDF ini, sampah di Jakarta bisa diolah jadi energi tanpa mencemari udara.
Baca Juga: 26 Tahun PNMVC: Bukti Ketangguhan dan Inovasi di Era Digital
Dikutip dari Instagram @dkijakarta, rahasia proses pengolahan sampah ini ada pada teknologi air polution control device.
Teknologi ini bertugas untuk mengelola emisi agar tetap ramah lingkungan.
Untuk menjaga kualitas udara, terdapat empat deodorizer yang berfungsi untuk mengelola kebauan dari seluruh area operasional.
Mulai dari proses hingga penyimpanan residu.
- Pertama gas yang berasal dari sampah, akan dialirkan ke deodorizer untuk melalui proses oksidasi dan netralisasi.
Baca Juga: Audiensi Pengurus PWI di Mabes Polri, PWI Dorong Konsistensi MoU Dewan Pers - Polri
Proses tersebut nantinya akan menghasilkan gas yang ramah lingkungan sebelum dialirkan ke udara sekitar.
- Kedua yakni proses pengeringan sampah, gas buang dari pembakaran disaring lewat cyclone dan baghouse filter untuk menghilangkan debu.
Kemudian wet scrubber tahap 1 dan 2 bekerja membersihkan gas buang dari senyawa asam berbahaya, sehingga emisi tetap aman.
- Ketiga, jika masih ada debu atau uap cairan yang tersisa, wet electrostatic precipitator berfugsi menangkap debu dan tetesan cairan yang tersisa dari proses sebelumnya.
Hal ini dilakukan untuk memastikan emisi benar-benar bersih.
- Keempat adalah lapisan penyaring terakhir, filter karbon bekerja mengikat sisa gas beracun dan bau yang tersisa.
Sehingga emisi yang dilepaskan memenuhi baku mutu dan aman bagi lingkungan.
Sebelum gas buang dilepaskan ke udara, ada kipas besar atau induced draft fan yang memastikan seluruh gas melewati proses pembersihan dengan sempurna.
Semua teknologi ini mengadopsi sistem modern dari Austria, Jerman, Italia dan Belanda.
Setiap prosesnya dirancang dengan cermat agar ramah lingkungan dan tetap menjaga kualitas udara di Jakarta.
Pemprov DKI juga mendorong pengelolaan sampah berkelanjutan melalui berbagai program.
Mulai dari bank sampah, TPS 3R, budidaya maggot hingga PLTSa Merah Putih, serta pengembangan RDF Bantargebang.***

Share this article
Untuk menjaga kualitas udara, RDF Plant Rorotan menggunakan empat deodorizer yang berfungsi untuk mengelola kebauan dari seluruh area operasional.