AYOJAKARTA.COM - Pemprov DKI Jakarta berencana membongkar tiang-tiang monorel mangkrak di kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berencana akan melakukan pelebaran jalan di kawasan Rasuna Said jika tiang-tiang tersebut sudah dibongkar.
Pram memprediksi dengan adanya pelebaran jalan, nantinya bisa mengurangi kemacetan sekitar 14-18 persen.
Minggu depan, Pramono akan mengirim surat kepada PT Adhi Karya untuk meminta pembongkaran tiang-tiang monorel tersebut.
Diketahui, tiang-tiang itu sudah mangkrak sejak tahun 2007 dan tidak berfungsi sebagai apapun.
Namun, jika tidak dibongkar, Pemprov DKI akan turun tangan melakukan pembongkaran pada Januari 2026.
Dari Mana Anggaran Pembongkaran dan Pelebaran Jalan di Kawasan Rasuna Said?
Pramono mengatakan jika PT Adhi Karya tidak melakukan pembongkaran, Pemprov DKI akan membongkar dengan menggunakan anggaran pendapatan daerah (APBD).
Baca Juga: Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi: Ada Roy Suro Cs, Polisi tetapkan 8 Tersangka Pencemaran Nama Baik
"Pokoknya anggarannya sudah ada," ujar Pram.
Selain untuk pembongkaran, anggaran APBD itu juga akan digunakan sebagai dana pelebaran jalan di kawasan Rasuna Said.
Selain pelebaran jalan, Pram juga akan menyediakan pedestrian.
Pram mengatakan pihaknya memberi waktu satu bulan sejak surat diterima PT Adhi Karya untuk melakukan pembongkaran tiang-tiang monorel.
Rencananya surat kepada PT Adhi Karya akan dikirim pada minggu depan.
Lebih lanjut, Pram berharap upaya ini nantinya bisa menjadikan kawasan Rasuna Said menjadi lebih baik.***

Share this article
Gubernur Pramono Anung ungkap anggaran pembongkaran tiang monorel dan pelebaran jalan di kawasan Rasuna Said sudah siap.