AYOJAKARTA.COM - Peringatan dini diberikan oleh BMKG terlebih adanya potensi angin kencang selama 2 hari di DKI Jakarta Dan wilayah Jawa Barat pada 27-28 Desember 2025.
BMKG menyebutkan, potensi angin kencang dipicu oleh dinamika atmosfer yang terjadi di wilayah Jawa bagian barat.
Kondisi ini berpotensi menyebabkan angin dengan kecepatan signifikan, terutama pada siang hingga malam hari.
Wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan meliputi:
DKI Jakarta
Wilayah Jawa Barat, khususnya daerah perkotaan dan pesisir
Angin kencang berpotensi menimbulkan dampak seperti pohon tumbang, baliho roboh, serta gangguan transportasi, terutama di wilayah padat penduduk.
Imbauan Resmi dari Pemprov DKI Jakarta
Melalui unggahan Instagram resminya, Pemprov DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama periode peringatan dini berlangsung.
Warga diminta menghindari aktivitas di luar ruangan apabila tidak mendesak, terutama di area yang banyak pepohonan atau bangunan tinggi.
Pemprov juga mengingatkan pengelola gedung, kawasan permukiman, serta pelaku usaha untuk mengamankan benda-benda yang berpotensi terbawa angin, seperti papan reklame, pot tanaman, dan material ringan lainnya.
BMKG turut menyampaikan sejumlah imbauan penting guna meminimalkan risiko dampak angin kencang, antara lain:
- Menghindari berteduh di bawah pohon besar saat angin bertiup kencang
- Memastikan atap rumah dan bangunan terpasang dengan baik
- Waspada terhadap kemungkinan gangguan listrik akibat cuaca ekstrem
- Memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG
- BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi dan selalu mengacu pada sumber resmi.***
Share this article
Peringatan dini diberikan oleh BMKG terlebih adanya potensi angin kencang selama 2 hari di DKI Jakarta Dan wilayah Jawa Barat pada 27-28 Desember 2025.