AYOJAKARTA.COM - Antisipasi potensi banjir dan air genangan di sejumlah wilayah dan ruas titik jalan di DKI Jakarta pada Jumat, 23 Januari 2026.
Pemprov DKI Jakarta maksimalkan penggunaan pompa permanen (stasioner) dan pompa Bergerak (mobile) di lokasi yang terdampak banjir.
Curah hujan diketahui mengguyur Jakarta sejak malam hingga pagi ini.
Baca Juga: Kasus Tragis Pria Meninggal Usai Terjebak Macet di Jelambar Jakbar, Pramono Anung: Saya Berduka...
Menyebabkan sejumlah wilayah harus terdampak banjir.
Setidaknya 668 unit pompa permanen diaktifkan di 243 lokasi dan 536 unit pompa portable diturunkan di 5 wilayah administrasi Jakarta.
Bukan hanya menggunakan pompa, pihak SDA diketahui menurunkan 3.880 personel pasukan biru.
"Kurang lebih 3.880 personel pasukan biru disiagakan di lapangan," pungkas Sekretaris Dinas SDA DKI jakarta, Nugraharyadi dalam keterangan resminya.
Baca Juga: Arahan Presiden Prabowo: Modifikasi Cuaca hingga Tim Kajian Jadi Fokus Penanganan Banjir Jakarta
Masyarakan dapat memantau perkembangan Tinggi Mula Air (TMA) melalui https://poskobanjirdsda.jakarta.go.i dan dapat menghubungi 112 dalam kondisi darurat.
BPBD DKI Jakarta telah mengimbau potensi curah hujan yang tinggi di DKI Jakarta hingga 27 Januari 2026.***
Share this article
Antisipasi potensi banjir dan air genangan di sejumlah wilayah dan ruas titik jalan di DKI Jakarta pada Jumat, 23 Januari 2026. metro