AYOJAKARTA.COM - Pembangunan Stasiun LRT Jakarta Fase 1B yang terhubung langsung dengan kawasan Manggarai diyakini akan memperkuat posisi wilayah tersebut sebagai pusat integrasi antarmoda paling strategis di Ibu Kota.
Kehadiran stasiun baru Velodrome–Manggarai ini menjadi bagian dari upaya Pemprov DKI Jakarta dalam mendorong konektivitas transportasi publik yang semakin terintegrasi, nyaman, dan efisien.
Manggarai selama ini dikenal sebagai salah satu simpul transportasi tersibuk di Jakarta.
Stasiun Manggarai telah menjadi stasiun sentral KRL Commuter Line lintas Jabodetabek yang melayani perjalanan antarkota, hingga kereta bandara.
Baca Juga: Cara Ampuh Hilangkan Bau Tidak Sedap di Rumah Secara Alami
Dengan masuknya jaringan LRT Jakarta Fase 1B, kawasan ini akan semakin lengkap sebagai titik temu berbagai moda transportasi massal.
LRT Jakarta Fase 1B sendiri merupakan kelanjutan pengembangan jalur yang menghubungkan Velodrome menuju Manggarai.
Proyek ini dirancang untuk meningkatkan mobilitas warga, khususnya di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Selatan, sekaligus memangkas waktu tempuh perjalanan menuju pusat kota.
Direktur Teknik dan Pengembangan Jakpro, Dian Takdir mengatakan, pengembangan kawasan ini tidak hanya fokus pada penyediaan infrastruktur transportasi.
Namun juga pada pengembangan kawasan berbasis Transit Oriented Development (TOD) yang terintegrasi, inklusif, dan berorientasi pada peningkatan aktivitas serta nilai ekonomi masyarakat.
Dengan hadirnya Stasiun Manggarai LRT Jakarta, Dian menilai ke depan bisa memberikan dampak langsung bagi masyarakat sekitar.
“Melalui integrasi antarmoda ini, kami berharap mobilitas masyarakat semakin mudah dan pada saat yang sama mampu mendorong peningkatan aktivitas serta nilai ekonomi warga Manggarai dan sekitarnya,” ujarnya.
Jakpro sendiri telah menjajaki kerja sama dengan PT Pasaraya Tosersajaya pada Desember 2025.
Baca Juga: Dibandrol Harga Rp13 Jutaan, HONOR Magic 8 Pro Air Jadi Pesaing Tangguh HP Flagship
Kerja sama ini dilakukan sebagai salah satu langkah dalam pengembangan kawasan berbasis TOD tersebut.
Penjajakan ini masih berada pada tahap awal meliputi inventarisasi potensi, penyusunan kajian, serta perumusan skema kerja sama yang optimal.
Lebih lanjut Dian mengatakan, melalui pengembangan Stasiun Manggarai LRT Jakarta ini, Jakpro berkomitmen untuk menghadirkan infrastruktur transportasi terintegrasi yang tidak hanya menghubungkan wilayah, tapi juga memberi nilai tambah ekonomi dan kualitas hidup yang lebih baik bagi masyarakat Manggarai dan sekitarnya.
Oleh sebab itu, integrasi antarmoda tersebut diharapkan mampu mendorong pergerakan aktivitas masyarakat dan ekonomi lokal secara lebih optimal.***

Share this article
Hadirnya stasiun baru ini menjadi bagian upaya Pemprov DKI Jakarta dalam mendorong konektivitas transportasi publik terintegrasi, nyaman, dan efisien.